3 Hal tentang Radiasi HP yang Wajib Kamu Tau

Telepon seluler, alias cellular phone, atau di Indonesia lebih nge-trend dengan istilah handphone (HP) adalah salah satu bentuk kemajuan teknologi yang mungkin ngga terbayangkan sebelum tahun 90-an. Tapi, coba kamu bayangin deh, gimana jadinya coba kalau sekarang ini kita hidup tanpa HP?

radiasi HP

Sebenernya, HP mulai booming tahun 1990-an di Amerika. Pada tahun 2000, pengguna HP di Amerika hanya mencapai 110 juta orang. Tapi, pada Desember 2014, angka ini meningkat 3 kali lipatnya, alias ada lebih dari 327,5 juta orang di Amerika yang menggunakan HP.

Pada tahun 2014, diperkirakan ada 6,9 milyar orang di dunia yang menggunakan telepon seluler.

Bukan cuma orang dewasa, jumlah anak-anak yang menggunakan HP juga terus meningkat.

Tapi, apakah ada dampak merugikan buat kesehatan akibat penggunaan HP? Emang iya, radiasi HP itu berbahaya banget?

1. Pertama, ayo pahami dulu, gimana sih mekanisme kerja HP?

Telepon seluler bekerja dengan mengirim dan mendapat sinyal dari tower seluler terdekat yang disebut sebagai base stations menggunakan gelombang radiofrequency (RF). Gelombang ini termasuk bentuk energi elektromagnetik yang jatuh antara gelombang radio dan microwave.

Jenis gelombang yang digunakan untuk berkomunikasi pada HP berbeda dengan tipe radiasi lainnya, seperti x-rays, gamma rays, atau sinar ultraviolet (UV). Ketiga contoh radiasi itu punya energi yang lebih kuat dibandingkan RF pada HP.

2. Terus apa yang terjadi?

Gelombang RF paling tinggi berada pada antena HP, alias pemancar dan penerima sinyal buat berkomunikasi. Eits, tapi ngga mesti antena yang bisa diliat di HP jadul, karena ternyata semua HP punya antena.

Teman Sehat, kalau kamu menelepon atau menerima telepon, biasanya kamu meletakkan HP di mana?

Yap, biasanya HP diletakkan di samping kepala. Padahal, semakin dekat jarak antara antena dengan kepala, maka semakin besar pula paparan orang itu dengan radiasi gelombang RF.

Jaringan tubuh yang terdekat dengan HP mampu menyerap lebih banyak radiasi dibandingkan dengan jaringan tubuh lain yang lebih jauh letaknya dengan antena. Artinya, jaringan yang ada di kepala, termasuk otak, menerima radiasi yang lebih besar dari RF pada HP.

3. Apa yang terjadi kalau kita lagi melakukan atau menerima panggilan?

Semakin lama seseorang bertelepon ria via HP dengan meletakkan HP-nya langsung di telinga, radiasi yang diterima juga semakin besar. Radiasi yang diserap jaringan sekitar kepala akan lebih banyak.

Dalam jumlah yang sangat tinggi, gelombang RF di HP bisa menyebabkan pemanasan jaringan, sama seperti prinsip kerja microwave yang bisa memanaskan makanan, tetapi jumlah energi radiasi HP jauh lebih rendah, sehingga ngga bisa meningkatkan suhu tubuh secara keseluruhan.

Meskipun ngga sepanas microwave, peningkatan suhu akibat RF ini bisa menyebabkan kerusakan jaringan. Dua bagian tubuh yang sangat rentan dengan pemanasan RF adalah mata dan testis karena sedikitnya darah yang mengalir di dalamnya untuk membuang panas.

Cell Radiation

Seperti yang terlihat di gambar, penyerapan radiasi dari HP pada anak-anak lebih besar dibandingkan pada dewasa. Hal ini terjadi karena sistem saraf, terutama pada otak anak masih dalam proses pembentukan, sehingga sangat rentan untuk terganggu.

Sekarang ini, mungkin banyak orang, termasuk kamu, bertanya-tanya, apakah radiasi HP bisa menyebabkan tumor? Kanker? Nantikan jawabannya di artikel selanjutnya ya, Teman Sehat! (agt&don)

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *