4 Hal Kenapa Mahasiswa Sering Banget Kena Tifus

Sampai saat ini, penulis emang belum nemu angka statistik valid yang nunjukin kalau tifus banyak di derita oleh Mahasiswa. Tapi, siapa sih yang menyangkal fakta itu? kalau pun belum pernah kena sendiri, pasti ada deh temen asrama, temen kos atau temen kelas yang absen kuliah karena sedang diopname di Rumah Sakit akibat tifus.

Tifus (sering juga disebut tipes, tidak baku, atau dalam bahasa Inggris disebut typhus) merupakan demam tifoid yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Tifus ditandai dengan demam tinggi, diare/konstipasi, sakit kepala dan terkadang disertai dengan sakit perut.

Emang kenapa sih mahasiswa sering banget kena tifus? Kita akan bahas di artikel ini, dan dari jawaban-jawaban ini kamu juga bisa belajar untuk menhindari tifus, Teman Sehat. Rugi banget loh absen berhari-hari dari kuliah saat kamu harus opname karena tifus. 

1. Punya kegiatan seabrek

Sebagai mahasiswa, tahu banget dong kalau tugas dari dosen datang tak henti-hentinya. Belum lagi kamu harus siapin bahan praktikum, setelah praktikum kelar, laporannya yang menunggu untuk dikerjakan. Buat kamu yang nambah kegiatan organisasi, waktu kamu akan makin sempit. Bahkan weekend nggak akan kerasa seperti hari libur karena tugas dan kegiatan organisasi kamu yang ternyata malah makin banyak.

Hasil akhirnya waktu istirahat, dalam hal ini waktu tidur menjadi makin sedikit. Review penelitian yang dipublikasikan di The Open Respiratory Medicine Journal menemukan fakta bahwa kurangnya tidur akan merusak sistem kerja senyawa yang berkaitan dengan kemampuan tubuh mengelola infeksi dan imunitas tubuh seperti Interleukin-1 dan Interleukin-6. Saat kurang istirahat yang berdampak pada lemahnya sistem imunitas tubuh, penyakit infeksi apapun yang datang, termasuk tifus akan sangat mudah hinggap di tubuh.

2. Makan nggak teratur, kualitas seadanya

Faktanya sangat jarang Mahasiswa yang memasak sendiri makanannya. Biasanya mahasiswa pasrah dengan makanan apa yang tersedia di etalase Warteg. Bagaimana higienitas dalam pengolahan bahan makanan dari pasar sampai ke etalase Warteg? hanya Tuhan dan orang Warteg yang tahu.

Yang perlu kamu tau, bakteri Salmonella typhi mayoritas menular di negara tropis termasuk Indonesia, via makanan dan minuman.

Juga, apa mahasiswa bener-bener pake prinsip Gizi Seimbang buat makannya?. Kekurangan protein, dan mineral yang berhubungan dengan imunitas seperti zat besi dan zink mendukung untuk kejadian tifus di tubuh.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Menu Warteg Bergizi ala Anak Kos

3. Jarang makan buah dan sayur segar

Dari 5 kelompok pangan yang ada di Gizi Seimbang, mahasiswa pasti paling jarang makan di kelompok buah dan sayur. Padahal buah dan sayur adalah sumber utama vitamin C. Vitamin C atau asam askorbat merupakan salah satu dari sedikit zat gizi yang memiliki sifat antioksidan. Sifat antioksidan ini di dalam tubuh akan menghambat terjadinya infeksi dari bahan asing dan berbahaya, termasuk bibit penyakit tifus.

Baca Juga10 Fakta tentang Buah dan Sayur yang Harus Kamu Tahu!

4. Tempat kos habitat gampang banget menularkan Salmonella typhi

Lingkungan tempat tinggal mahasiswa emang nggak kayak Meikarta, yang ”katanya” punya sistem sanitasi terbaik se-Indonesia. Salmonella typhi  juga kemungkinan besar hinggap di tubuh mahasiswa, dari air yang  dipakai untuk mandi, atau sekedar debu yang berterbangan dan udara dari limbah yang tidak tertangani dengan baik di lingkungan kos.

Baca Juga: Inilah 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Cuci Tangan Pakai Sabun!

5. Jarang olahraga

Apa hubungannya tifus dan olahraga? Ternyata penelitian yang dipublikasikan di Proceeding Procedia-Social and Behavioral Sciences menunjukkan aktifitas fisik yang olahraga termasuk di dalamnya meningkatkan sekresi senyawa immunoglobulin, eikosanoid dan sitokinin yang berkolaborasi untuk memastikan sistem imun berjalan baik. Olahraga akan membuat Salmonella typhi nggak akan mudah menginfeksi tubuh kamu. 

Olahraga bagi Mahasiswa nggak perlu lari marathon tiap hari kok. Rekomendasi dari WHO, cukup 3 kali seminggu dan tiap sesinya 30 menit. Mahasiswa bisa olahraga hanya dengan jogging santai atau jalan cepat di kampus. Bagi yang naik motor atau mobil ke kampus, sesekali coba deh ganti dengan menggoes sepeda. 

Baca Juga: Ketahui 5 Mitos Ini Sebelum Kamu Berolahraga!

Nah, itu dia 4 Hal Kenapa Mahasiswa Sering Banget Kena Tifus. Pernah punya pengalaman kena tifus atau nemenin temen kamu yang kena tifus, Teman Sehat? atau punya cerita menarik tentang tifus? sampaikan di kolom komentar ya!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *