Simak Kandungan Gizi dan Resep Kue Nastar

Teman Sehat, siapa ngga tahu kue nastar? Yup, kue khas Hari Raya Idul Fitri ini memang menjadi kue favorit hampir semua orang karena cita rasa unik manis dan gurihnya. Tampilan kue nastar yang glowing menggugah selera, daya simpannya juga cukup lamaYuk, simak serba-serbi kue nastar berikut ini!

Asal usul kue nastar

sumber: dokumen pribadi

Kue nastar adalah salah satu jenis kue kering dengan isian selai nanas. Nastar sendiri telah ada sejak zaman penjajahan Belanda, loh. Nama nastar berasal dari bahasa belanda, yaitu ‘ananas’ atau nanas dan ‘taartjes‘ atau tart. Di Indonesia pelafalannya dipermudah menjadi ‘nastar’. Dalam Bahasa Inggris, nastar sering disebut Pineapple Tarts.

Resep kue nastar

Berikut ini cara pembuatan kue nastar yang bisa kamu coba di rumah:

Bahan adonan:

  • 250 g tepung terigu
  • 100 g maizena
  • 125 g mentega
  • 125 g margarin
  • 110 g susu bubuk
  • 110 g gula halus
  • 2 butir kuning telur
  • 75 g keju parut

Bahan selai nanas:

  • 750 g nanas parut
  • 150 g gula pasir
  • 5 buah cengkih
  • 1 sdm mentega
  • 1 sdm margarin

Bahan olesan nastar:

  • 3 butir kuning telur
  • 2 sdm susu cair
  • 1 sdm minyak goreng

Cara pembuatan:

  1. Masukan mentega, margarin, gula halus, serta kuning telur, kemudian aduk rata
  2. Masukkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk
  3. Tambahkan keju parut
  4. Aduk hingga semua bahan tercampur rata, lalu uleni
  5. Untuk isian selai nanas masak nanas parut, cengkih, dan gula hingga airnya habis
  6. Tambahkan mentega dan margarin dan masak hingga mengental
  7. Ambil kurang lebih 5 g adonan nastar, pipihkan
  8. Isi dengan selai nanas, tutup lalu bentuk bulat
  9. Panggang kue nastar dengan suhu 140°C selama 30-35 menit
  10. Supaya kue nastar semakin glowing, oles permukaan nastar dengan campuran minyak, susu cair, dan kuning telur
  11. Panggang lagi selama 10-15 menit
  12. Nastar siap disajikan

Kandungan gizi

Bedasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) tahun 2017, kandungan gizi kue nastar dalam 1 resep (154 butir ) terdiri dari:

Kue Kering, Kue Nastar, Kue, Toko Roti
sumber: pixabay.com
  • Energi: 6.136 kkal
  • Protein: 92,4 g
  • Lemak: 323,4 g
  • Karbohidrat: 831,6 g

Sedangkan untuk kandungan gizi kue nastar per butir (±10 gr) terdiri dari:

  • Energi: 39,8 kkal
  • Protein: 0,6 g
  • Lemak: 2,1 g
  • Karbohidrat: 5,4 g

Angka Kebutuhan Gizi (AKG) menunjukkan rata-rata kebutuhan energi masyarakat Indonesia yaitu 2100 kkal per orang per hari. Kalau kamu makan 10 butir kue nastar, artinya kamu telah mendapatkan 527,6 kkal atau hampir setara dengan kalori 4 centong nasi (1 centong nasi=100 g, 129 kkal). 

Tapi ingat, kalori tersebut belum kalau ditambah kue yang lain, minuman manis, tiga kali makan utama saat lebaran. 

Ukuran nastar tergolong bite-size atau sekali lahap sehingga seringkali kamu kalap dan ngga menyadari berapa butir nastar yang sudah dimakan. Padahal nastar dan kue-kue sejenis lainnya umumnya rendah protein, serat, vitamin, dan mineral. Oleh karena itu, seimbangkan dengan konsumsi makanan tinggi protein, serat, vitamin, dan mineral lainnya ya. Share artikel menarik ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Referensi

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf Diakses pada 11 Mei 2021

Perbedaan Kualitas Kue Nastar Hasil Eksperimen Dengan Bahan Dasar Yang Disubstitusi Menggunakan Tepung Gembili http://lib.unnes.ac.id/22733/ Diakses pada 11 Mei 2021

Nastar Terenak: Empuk dan Lembut. https://cookpad.com/id/resep/11440813-nastar-terenak-empuk-dan-lembut Diakses pada 11 Mei 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.