Teman Sehat, ketupat sudah jadi makanan wajib pengganti nasi saat lebaran. Faktanya, cara menyimpan ketupat berbeda dengan nasi, loh. Kamu cukup menghangatkan nasi di mesin penanak nasi, sementara ketupat butuh penanganan khusus saat disimpan. Yuk, simak berbagai tips menyimpan ketupat di sini!
Memperpanjang daya simpan ketupat
Alaminya, ketupat bisa bertahan 2-3 hari di ruangan. Namun, kamu bisa menyiasatinya agar lebih tahan lama dengan tips-tips berikut ini:

- Sebelum memasukkan beras ke dalam kantung ketupat, cuci beras menggunakan air kapur sirih dengan takaran secukupnya. Cara ini bertujuan agar ketupat tetap kering dan ngga mudah lembab
- Setelah matang, segera basuh ketupat menggunakan air dingin dan gantung hingga benar-benar kering
- Setelah kering, bungkus ketupat menggunakan plastik dan masukkan ke lemari es. Dengan begitu, ketupat bisa bertahan selama 4-7 hari
- Jika ingin memanaskan dan mengonsumsi ketupat, ambil sejumlah yang dibutuhkan saja. Diamkan di suhu kamar selama 30 menit, kemudian kukus
Teman Sehat, semakin lama ketupat dimasak, maka kemungkinan basi semakin berkurang. Sebaliknya, ketupat yang dimasak sebentar akan lebih lembek dan cepat basi.
Selain itu, pilih daun kelapa atau janur pembungkus ketupat yang masih muda sehingga bisa lebih awet dan tahan lama. Pilih janur yang berwarna kuning kehijauan. Janur yang tua cenderung kering dan mudah rusak.
Kenali ketupat berpengawet
Walaupun ketupat yang tahan lama lebih disukai, tapi jangan sampai kamu terjebak membeli ketupat berpengawet ya. Kamu harus tahu ciri-ciri ketupat berpengawet, seperti mampu tahan lebih dari 3 hari tanpa di udara terbuka, serta sangat kenyal dan susah hancur saat ditekan.

Beberapa orang menambahkan bleng (natrium biborat, natrium biborat, natrium tetraborat) atau borak agar ketupat bertekstur lebih padat dan butir nasinya lebih menyatu sehingga ngga cepat basi. Sebenarnya penambahan boraks atau bleng diperbolehkan, namun dengan batas maksimal 1 gram per kilogram.
Penambahan boraks melebihi batas maksimun berisiko mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya, seperti kerusakan hati dan pemicu pertumbuhan sel-sel kanker. Terlebih jika paparan boraks berlebihan ini terjadi pada anak-anak. Pasalnya, mereka lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Dampaknya pun beragam, mulai dari kerusakan otak, ginjal, sampai sistem pencernaan.
Nah, itu dia tips menyimpan ketupat yang penting diketahui saat lebaran seperti ini. Jika sudah menemukan tanda-tanda basi, seperti ketupat berbau atau terdapat lendir saat dibuka maka jangan dikonsumsi meskipun telah dipanaskan kembali. Jangan lupa bagikan informasi ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

