Apakah Diet Ibu Mempengaruhi ASI?

Halo, Teman Sehat! Apakah kamu baru saja memiliki keponakan baru atau tetanggamu baru saja melahirkan? Pasti sedikit banyak kamu akan menyaksikan para ibu yang sedang berjuang untuk memberikan ASI bagi bayinya. Salah satunya adalah mengatur pola makan. Banyak banget pertanyaan yang muncul di kepala si ibu tentang apa yang boleh di makan dan apa yang dilarang.

Lantas, apakah benar pola makan dan diet ibu akan mempengaruhi ASI? Ataukah ASI hanya dipengaruhi hormon sehingga akan tetap sama aja apapun diet yang diterapkan si ibu? Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut!

ASI dan kebutuhan energi

Pada masa laktasi atau menyusui, tubuh ibu memerlukan lebih banyak energi daripada wanita hamil dan wanita biasa. Jika saat hamil Ibu memerlukan tambahan energi sebesar 300 kkal perharinya, pada saat menyusui Ibu membutuhkan tambahan 500-700 kkal perhari. Tambahan energi ini dibutuhkan untuk memproduksi ASI dari makanan yang telah ibu konsumsi. Jika asupan ibu kurang? Secara otomatis tubuh akan mengambil cadangan lemak. So, jangan buru-buru untuk melakukan pembatasan makanan pasca melahirkan untuk mendapatkan tubuh yang kembali langsing, karena menyusui bisa membuat tubuh langsing secara alami.

Diet ibu mempengaruhi warna, aroma dan rasa ASI

Makanan yang dikonsumsi ibu akan secara langsung mempengaruhi ASI. Aroma ASI akan mulai berubah pada 2 jam setelah ibu mengonsumsi makanan. Makanan tertentu juga bisa mempengaruhi warna ASI seperti kacang-kacangan yang akan membuat warna ASI semakin keruh karena menambah kandungan lemak. Oleh sebab itu, ibu menyusui harus menjauhi makanan yang bisa memberikan dampak negatif bagi ASI. Berikut beberapa makanan yang perlu dibatasi ketika menyusui:

Bayi belum bisa mencerna kafein dengan baik, sehingga konsumsi kafein ibu harus dibatasi. Batas aman konsumsi kopi adalah 5 gelas per hari, sedangkan jika lebih dari itu bisa berpotensi menimbulkan bayi yang hiperaktif.

  • Alkohol

Dampak buruk alkohol adalah penurunan fungsi kognitif pada bayi. ASI akan mengandung alkohol setelah 30-90 menit ibu mengonsumsi alkohol, sedangkan butuh waktu hingga 3 jam untuk mengeluarkan alkohol dari tubuh Ibu.

  • Makanan yang berpotensi menimbulkan alergi

Terkadang alergi ibu dan anak akan berbeda, yang artinya ibu bisa saja ngga alergi terhadap suatu makanan tapi bayi akan alergi terhadap makanan tersebut. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya ibu membatasi konsumsi makanan yang berpotensi menjadi alergen.

Nah, sekarang Teman Sehat udah yakin kan kalau diet ibu mempengaruhi ASI? Maka dari itu, ibu harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanannya. Selamat mengASIhi bagi kamu yang menjalankan!

 

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *