Benarkah Defisiensi Vitamin B12 Berkaitan dengan Depresi?

Halo Teman Sehat! Tahukah kamu? Berdasarkan data WHO, depresi diderita oleh >300 juta orang dari berbagai kalangan usia dan belahan dunia. Depresi merupakan kondisi mental yang sangat serius, karena pada tingkat terparahnya, depresi bisa menyebabkan penderitanya memilih untuk mengakhiri hidup. Nah, ngga heran kalau sering banget kita dengar kasus bunuh diri terjadi setiap harinya.

Banyak banget faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengidap depresi. Mulai dari tekanan sosial, ketidakpuasan pada diri, hingga cacat fisik. Tapi pernah ngga sih kamu mendengar peran nutrisi terhadap kasus yang satu ini? Vitamin B12 adalah kuncinya. Lantas, seberapa berkaitannya kah kejadian depresi dengan defisiensi vitamin B12?

Defisiensi vitamin B12 dan depresi

Depresi merupakan kondisi yang sangat kompleks, maka dari itu hubungannya dengan defisiensi vitamin B12 pun belum begitu jelas, meskipun kedua hal ini sering dikaitkan.

Sebuah artikel penelitian yang  dipublikasikan dalam Journal of Psychopharmacology pada tahun 2005 membahas mengenai hubungan depresi dan defisiensi vitamin B12. Hasilnya menunjukan bahwa gejala depresi akan meningkat seiring dengan berkurangnya asupan vitamin B12. Walau demikian, diperlukan penelitian lain untuk mendukung pernyataan tersebut.

Salah satu teori yang paling memungkinkan dari hubungan defisiensi vitamin B12 dan depresi adalah karena vitamin B12 (bersama vitamin B lainnya) berperan dalam pembentukan serotonin. Serotonin adalah senyawa kimia dalam otak yang mengatur mood. Bila kadar vitamin B kompleks dalam tubuh kita sedikit, maka jumlah serotonin pun sedikit dan hal ini bisa dikaitkan dengan gejala depresi. Serotonin juga dikenal sebagai hormon kebahagian loh!

Selain itu, ditemukan beberapa gejala defisiensi vitamin B12 yang serupa dengan gejala depresi, sehingga kadang bisa menimbulkan kebingungan dalam mengidentifikasi gejala yang timbul, apakah gejala tersebut merupakan gejala defisiensi vitamin B12 atau gejala dari kondisi yang lebih serius.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan vitamin B12?

Seseorang yang mengalami defisiensi vitamin B12 disebabkan oleh berbagai faktor. Bisa dari faktor yang mempengaruhi konsumsi (misalnya usia, pola makan vegetarian atau vegan) atau karena memliki kelainan dalam tubuh sehingga tubuh ngga bisa menyerap vitamin B12 dengan baik.

Cara memenuhi kebutuhan akan vitamin B12 yang paling baik adalah dengan memastikan bahwa kamu mendapatkan cukup asupan vitamin B12 dan zat gizi lainnya dengan mengonsumsi makanan sehat dan beragam. Vitamin B12 ditemukan dalam sumber pangan hewani, seperti ikan, daging, produk unggas dan susu rendah lemak. Vitamin B12 juga bisa diperoleh dari sumber nabati seperti tempe dan produk makanan yang udah difortifikasi.

Nah, itulah penjelasan mengenai peran vitamin B12 terkait kesehatan mental. Yang terpenting untuk menjaga kesehatan adalah konsumsi diet bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, dan sehat secara mental. Kamu punya tips lainnya? Yuk, share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *