Diabetalk Highlight: Apa Gejala dan Komplikasi Diabetes?

diabetalk2

Halo Teman Sehat! Kamu udah tau belum kalau Diabetes Mellitus (DM), alias diabetes, alias kencing manis adalah penyakit yang berbahaya banget buat tubuh dan bahkan bisa menyebabkan kematian?

Nah, sebelum terlambat, kamu patut waspada nih kalau ternyata kamu atau orang terdekat kamu mengalami tanda dan gejala ini.

  • poliuria (sering buang air kecil)
  • polidipsia (sering minum)
  • polifagia (sering makan karena merasa selalu lapar)
  • penurunan berat badan tanpa ada sebab yang jelas

Selain itu ada juga beberapa kondisi yang berkaitan dengan peningkatan kadar gula darah yaitu:

  • kelelahan (terjadi karena gula darah tidak bisa masuk ke dalam sel dan digunakan sebagai bahan bakar)
  • sering mengalami infeksi pada vagina (terjadi akibat meningkatnya kadar gula darah, diikuti pula dengan peningkatan kadar gula pada cairan tubuh lainnya termasuk pada semen dan cairan vagina. Hal ini akan memicu tumbuhnya jamur dan bakteri jahat)
  • pandangan kabur (terjadi akibat lensa mata yang membesar menyesuaikan dengan kenaikan kadar gula darah)
  • mati rasa pada kaki (hal ini merupakan salah satu bentuk komplikasi dari DM)
  • adanya luka yang susah kering (terjadi karena sel darah putih tidak mampu bekerja secara optimal pada kondisi gula darah yang tinggi)

Kalau gejala ini diabaikan, gula darah tidak terkontrol, dan semakin parah, Diabates Mellitus bisa menyebabkan komplikasi gawat.

gejala dan komplikasi diabetes

Kamu pernah dengar istilah: “DM adalah ibu dari segala penyakit”?

Ternyata, istilah itu bukan cuma mitos. Itu fakta loh!

Komplikasi DM yang pasti terjadi adalah penebalan penyusun pembuluh kapiler yang dapat menyebabkan kebocoran transfer zat gizi dan zat sisa metabolisme/racun. Komplikasi ini merupakan penyebab terjadinya kerusakan pada sel saraf, sel ginjal, dan retina pada mata.

  • Kerusakan pada saraf akan menurunkan kepekaan terhadap berbagai rangsang seperti sakit, sentuhan, tekanan, suhu dan posisi. Kondisi ini akan menempatkan penderita DM rentan mengalami masalah pada kaki.
  • Kondisi DM menyebabkan bendungan pada kapiler retina sehingga menghambat transfer zat gizi dan oksigen ke retina. Akibatnya, kapiler akan lebih mudah pecah sehingga terjadi perdarahan retina dan kebutaan akan terjadi.
  • Kerusakan pada sel ginjal menyebabkan ginjal tidak lagi bisa menyaring zat buangan sisa metabolisme, sehingga banyak zat gizi yang terbuang melalui urin secara percuma.

Penderita DM juga memiliki risiko penyakit kardiovaskular (penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke).

Bentuk komplikasi lain yang sering terjadi pada penderita DM adalah luka pada kaki yang bisa berujung pada amputasi. Kaki penderita DM rentan mengalami luka karena beberapa sebab:

  • adanya kerusakan pada saraf yang menyebabkan luka pada kaki tidak terasa
  • rusaknya pembuluh darah kapiler di kaki sehingga memperlambat penyembuhan luka dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi, sehingga kematian jaringan terjadi lebih cepat
  • penderita DM tidak menyadari adanya luka pada kaki, hingga lukanya membesar, beraroma tidak enak, dan menghitam akibat banyaknya jaringan yang telah mati. Hal ini mengakibatkan kaki harus diamputasi.

Apakah kamu udah yakin kalau penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menurunkan kualitas hidup seseorang?

Inginkah kamu mencegahnya? Yap, nantikan cara mencegah Diabetes Mellitus di artikel berikutnya ya! (agt&don)

 

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *