Hoax, Mitos dan Fakta Ilmiah MSG yang Kamu Perlu Tau!

Halo, Teman Sehat! Kemarin, pada tanggal 8 Mei 2018, linisehat bersama dengan PERGIZI PANGAN DKI Jakarta, Universitas SAHID Jakarta dan Ajinomoto mengadakan acara Seminar dan Demo Masak, loh! Tema acara seminar ini adalah “Mutu dan Keamanan Pangan seta Fakta Ilmiah MSG”.

Sumber: dok. pribadi linisehat.com

Acara ini melibatkan pembicara yang ahli di bidangnya, yaitu Bapak Prof. Dr. Hardinsyah, MS, selaku Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia dan Rektor Universitas Sahid Jakarta, serta Ibu Ir. Tetty H. Sihombing, MP selaku Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan dengan Ibu Dr. Rahmawati selaku moderator.

MSG boleh ngga sih?

Teman Sehat, kamu tau ngga sih MSG itu apa? MSG atau monosodium glutamat merupakan bahan tambahan penguat rasa yang bisa menambah cita rasa gurih (umami) pada makanan. Menurut Ibu Tetty, banyak berita hoax yang mengganggap bahwa MSG adalah bahan tambahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Sumber: dok. pribadi linisehat.com

Padahal berdasarkan peraturan dari BPOM No 23 th 2013 tentang  batas maksimum bahan penguat rasa, MSG boleh dikonsumsi. Tetapi dengan syarat MSG ngga boleh di konsumsi secara langsung dan hanya boleh dikonsumsi sebagai bahan tambahan saat kamu memasak. 

Selain itu menurut Bapak Prof. Dr. Hardinsyah, kandungan MSG bukan berasal dari bahan kimia yang berbahaya. Tetapi berasal dari unsur zat gizi (protein) yaitu glutamat (78%) bebas dan alami, natrium (12%) dan air (10%). Kandungan natrium yang dikandung MSG lebih rendah dari kandungan natrium yang ada dalam garam (40%). Karena itu, penggunaan MSG bisa menurunkan penggunaan garam dalam jumlah tinggi yang bisa menyebabkan penyakit hipertensi.

Mitos dan Fakta MSG

Sumber: dok. pribadi linisehat.com

Banyaknya mitos dan fakta tentang MSG, seperti MSG ngga boleh dikonsumsi karena bisa berbahaya bagi kesehatan, penyebab Chinese Restaurant Syndrome, memengaruhi sistem syaraf, terakumulasi dalam darah dan menyebabkan asma pada penderitanya, menyebabkan masyarakat takut menggunakan MSG.

Padahal, berdasarkan Kepmenkes No. 33 th 2012, MSG boleh digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Selain itu, dampak penerimaan MSG pada setiap orang berbeda, ada yang ngga memiliki dampak apapun saat mengonsumsinya, ada yang alergi terhadap MSG atau mengonsumsi dalam jumlah tinggi (30-240 g/60 kg BB) bisa merusak fungsi otak. Tetapi kamu ngga mungkin kan mengonsumsi MSG sebanyak itu dalam sehari?

Snek tradisional yang Umami

Sumber: dok. pribadi linisehat.com

Selain kegiatan seminar tentang mutu dan keamanan pangan serta fakta ilmiah MSG, juga ada kegiatan demo masak yang dilakukan oleh Chef Adam. Chef Adam merupakan koki Dapur Umami yang sudah berpengalaman di bidang kuliner loh, Teman Sehat!

Chef Adam membuat snek tradisional yang simple tapi umami, yaitu Lumpia Goreng Sayur dengan menggunakan Saori Saus Tiram dan penyedap AjinomotoDemo masak ini ngga cuma dilakukan sendiri, tapi peserta seminar juga ikut membantu Chef Adam. Banyak tips yang Chef Adam berikan saat memasak, seperti cara pengolahan dan penyajian makan yang eye cathcing.

Nah, Teman Sehat sekarang kamu udah tau kan hoax, mitos dan fakta MSG. Ternyata MSG boleh kamu konsumsi dengan tetap memperhatikan berapa hal. Terus, supaya kamu ngga terpengaruh sama berita hoax MSG, please hentikan berita broadcast yang kamu dapat dan cek kebenarannya sebelum kamu sebarkan ke orang lain.

Oh iya, kamu bisa mendownload materi seminar dan resep kemarin dilink di bawah ini:

  1. Prof. Dr. Hardinsyah, MS – Gastronomi dan Fakta Ilmiah MSG
  2. Ir. Tetty H. Sihombing – Hoaks pangan, tanda pangan tidak aman dan pencegahannya
  3. Chef Adam – Resep Lumpia Goreng Sayur
Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *