Ibu Hamil Ingin Berpuasa? Yuk, Simak Tipsnya!

Halo Teman Sehat, gimana kabar kamu hari ini? Semoga tetap sehat dan semangat ya, selama berpuasa. Oh iya, saat semua umat muslim sedang melakukan ibadah puasa, ada kelompok dengan kondisi tertentu seperti ibu hamil (bumil) yang terkadang bimbang untuk berpuasa dikarenakan takut kekurangan asupan nutrisi  buat si kecil. Tapi sebenarnya boleh ngga sih bumil puasa? Terus, apa aja ya, yang harus diperhatikan saat bumil berpuasa? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Berpuasa bagi bumil

Bagi kamu yang sedang hamil pasti menginginkan si kecil tetap dalam keadaan sehat, terutama saat bulan puasa. Dalam ajaranya, Agama Islam menganjurkan buat kamu yang sedang hamil untuk ngga berpuasa, demi kesehatan ibu dan bayinya. Kamu bisa mengganti puasa dengan membayarkan fidyah atau beramal kepada orang yang membutuhkan.

Tapi, jika kamu tetap ingin berpuasa, hal ini ngga dilarang. Menurut dr Hanifa Erlin D. Sp.OG, bumil diperbolehkan untuk berpuasa, tetapi harus mengonsultasikan kondisi kesehatannya ke dokter kandungan, karena setiap bumil akan memiliki reaksi yang berbeda saat berpuasa dan tetap berikir positif saat berpuasa agar ngga menimbulkan stress.

Beberapa orang menyarankan bumil agar ngga berpuasa, karena takut bayi yang dikandungnya akan memiliki berat badan yang rendah saat lahir atau terjadi beberapa masalah kesehatan. Padahal menurut penelitian yang dilakukan Nahid, pada bumil yang berpuasa, ngga ada perbedaan yang nyata untuk berat badan bayi yang ibunya melakukan puasa dan ngga berpuasa. Durasi lamanya bumil berpuasa, tergantung kemampuannya dalam berpuasa.

Beberapa hal yang harus diperhatikan

Seperti yang udah dijelaskan sebelumnya, jika bumil tetap ingin berpuasa, maka konsultasikan dulu kondisi kesehatan kamu ke dokter kandungan. Jika kondisi fisik, usia kehamilan, dan waktu puasa sudah sesuai untuk berpuasa, makan kamu tetap harus mengecek kesehatan kandungan minimal seminggu sekali ke dokter, agar terpantau kesehatannya.

Jika saat puasa kamu menemukan hal yang janggal, seperti dehidrasi yang ditandai dengan warna urin yang pekat (kuning kecoklatan), gerak bayi yang berkurang,  mual, mulas dan lesu, maka segera hentikan kegiatan berpuasa dan periksakan ke dokter kandungan. Hal ini dilakukan agar ngga terjadi hal yang ngga diingikan oleh bumil dan si kecil.

Tips saat berpuasa untuk bumil

Buat kamu, bumil yang tetap semangat buat berpuasa, ada beberapa tips yang bisa diakukan agar kamu dan si kecil tetap mendapatkan nutrisi yang cukup saat berpuasa. Pertama, pilihlah makanan yang menghasilkan energi lebih lambat, seperti gandum utuh, makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah. Kedua, hindari konsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi, karena akan menaikan dan menurunkan kadar gula darah dengan cepat dan membuat kamu pusing.

Ketiga, cukupi asupan protein dengan mengonsumsi kacang-kacangan, daging dan telur yang matang agar si kecil tumbuh dengan baik. Keempat cobalah meminum air sebanyak 1,5 sampai 2 liter saat sahur dan berbuka untuk mengurangi dehidrasi. Kelima, kamu bisa mengonsumsi vitamin tambahan atau susu untuk memenuhi kebutuhan asam folat dan zat gizi lain untuk pertumbuhan si kecil.

 

Nah, Teman Sehat sekarang kamu tau kan, ternyata bumil yang ingin berpuasa tetap diperbolehkan, walaupun ngga dipaksakan. Tetap perhatikan kondisi da konsultasikan kandungan kamu, agar perkembangan si kecil tetap terkontrol. Yuk, tetap sehat selama berpuasa! Agar kamu mendapatkan manfaat yang maksimal saat berpuasa.

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *