Inilah 3 Fungsi Keluarga yang Tak Mungkin Tergantikan Oleh Siapapun

Halo Teman Sehat! Hari Keluarga Nasional setiap tanggal 29 Juni adalah momen yang pas buat memikirkan ulang hal ini: betapa pentingnya fungsi keluarga buat setiap orang, termasuk kamu, kan? Berikut ini adalah 3 fungsi keluarga yang ngga mungkin bisa tergantikan oleh siapapun.

1. Pengoptimalan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK)

Dimulai dari mengandung selama 9 bulan (270 hari) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari) adalah masa-masa kritis yang bisa menentukan status gizi dan kesehatan seseorang. Yap, status gizi, kesehatan, hingga kecerdasan seseorang emang mulai ditentukan sejak masih janin hingga berusia 2 tahun, Teman Sehat! Masih kurang yakin? Coba cek video dari Guru Besar Ilmu Gizi Universitas Indonesia ini deh, Teman Sehat.

Banyak hal yang harus dilakukan buat mengoptimalkan masa-masa ini. Misalnya:

Nah, banyak juga ya yang harus dilakukan buat mengoptimalkan 1000 HPK pada seorang anak? Semua itu ngga mungkin hanya dilakukan oleh seorang ibu. Semua butuh peran keluarga yang kompak. Kamu setuju kan?

2. ‘Penanaman’ kebiasaan sehat

Kebiasaan sarapan, perilaku makan, aktivitas fisik, dan durasi tidur anak ternyata dibentuk dari keluarga loh, Teman Sehat. Jurnal yang berjudul “Influence of Parenting Practices on Eating Behaviors of Early Adolescents during Independent Eating Occasions: Implications for Obesity Prevention” dengan gamblang menjelaskan bahwa keluarga, khususnya pola asuh orang tua, adalah kunci penting yang berkaitan dengan semua hal itu. Emang ada apa aja sih jenis pola asuh? Yuk, cek artikel sebelumnya.

Kids are fat because of lack of parenting” – Ben Shapiro

Apakah kamu setuju dengan quote dari Ben Shapiro di atas?

3. Tempat awal pembentukan percaya diri dan body image

“Duh, kamu gemuk banget sih Nak?”

“Kamu kok kurus banget sih? Kayak ngga pernah dikasih makan aja.”

Ngga jarang, percakapan seperti ini kita temukan dalam kehidupan sehari-hari di keluarga kita. Atau, mungkin kamu sering mendengar bahan becandaan seperti ini: “Hey Gendut, sini Dut!”

Walaupun cuma kata-kata, atau sekedar becandaan, ternyata punya dampak psikologis buat anak yang ‘dipanggil seperti itu’. Anak bisa minder alias ngga PD, Teman Sehat. Padahal, salah satu fungsi keluarga adalah menanamkan kepercayaan diri seseorang dan membentuk body image positif.

Nah, kamu yang udah baca artikel ini, kalau menemukan sepupu atau keponakan kamu berstatus gizi kurus atau gemuk, jangan dipanggil seperti itu lagi ya, Teman Sehat! Ayo ajak olahraga dan berpola hidup sehat supaya status gizinya normal!

Menurut kamu, adakah fungsi keluarga lain yang belum disebutkan? Yuk, tulis jawabanmu di kolom komentar!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *