Isi Ulang Air di Botol Kemasan? Pikir-Pikir Ulang deh!

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah isi ulang botol kemasan plastik bekas air mineral? Atau melihat tukang jamu menggunakan botol plastik bekas air mineral atau minuman soda lainnya? Atau melihat jajanan dilingkungan SD (sekolah dasar) menggunakan botol/gelas plastik bekas air mineral sebagai salah satu properti untuk keperluan jualannya, seperti menjadi corong atau perantara memasukkan jajanan ke dalam plastik? Pasti kamu pernah melakukan atau melihat hal tersebut di kehidupan sehari-hari, lalu apakah hal tersebut baik untuk kesehatan tubuh kita?Yuk simak ulasannya berikut ini!

Ketahui jenis botol tersebut!

Sebelum mengulas tentang botol plastik bekas baik air mineral, jus atau minuman bersoda, kita harus mengetahui dulu jenis plastik yang digunakan pada botol tersebut, kita dapat mengetahui dengan melihat nomor yang tertera pada bagian bawah botol atau pada tutup botol.

Namun, kebanyakan dari botol tersebut menggunakan nomor 1. Simbol nomor 1 memiliki arti bahwa plastik tersebut terbuat dari bahan PETE/PET (Polyethylene Terephthalate) yaitu salah satu bahan plastik yang relatif aman sebagai wadah untuk air mineral dan minuman kemasan lainnya. Walaupun tergolong bahan yang aman kita harus tetap berhati-hati terhadap penggunaannya dan mengisi ulang kembali dengan minuman.

Menurut Center for Food Safety Hong Kong, mengisi ulang botol plastik dengan cara yang tidak tepat dan tidak higienis dapat menyebabkan beberapa risiko untuk kesehatan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam mengisi ulang botol plastik bekas.

Isi ulang botol bekas menyebabkan kontaminasi

Mengisi ulang botol plastik bekas dapat mengakibatkan adanya kontaminasi bakteri dan jamur yang dapat tumbuh di botol sejak botol kemasan dibuka, bakteri dapat masuk melalui udara, mulut, tangan atau benda lain yang bersentuhan dgn mulut dan botol tersebut

Isi ulang botol menyebabkan perpindahan bahan kimia

Adanya perpindahan bahan kimia dari botol, meskipun botol plastik dari bahan PET memiliki risiko yang rendah dan aman untuk air mineral, tapi tidak menentukan apakah bahan plastik aman untuk digunakan kembali sebagai tempat minyak, cuka dan bahan makanan/minuman lain.Botol plastik dari bahan PET tidak cocok digunakan untuk tempat air panas, karena akan merusak fisik kemasan

Pertimbangkan kembali jika ingin isi ulang botol

Teman sehat, sebaiknya kita pertimbangkan kembali untuk mengisi ulang botol plastik bekas apalagi untuk diisi dengan teh panas atau kopi panas, selain harus menjaga kebersihan dan kehigienisan botol, kita harus memastikan botol plastik tersebut tidak mengandung zat kimia lain seperti BPA yang dapat menyebabkan risiko kanker dan infertilitas pada organ reproduksi.

 

Editor & Proofreader : Asiyah Mutmainnah, S.Gz

 

Referensi :

https://cancernz.org.nz/assets/Nutrition-and-physical-activity/Information-sheets/1146-CSNAT-IS-plastics-and-cancer-risk-07112012.pdf

https://plasticsinfo.org/Functional-Nav/FAQs/Beverage-Bottles

http://www.cfs.gov.hk/english/programme/programme_rafs/programme_rafs_fc_02_16.html

http://www.independent.co.uk/life-style/why-not-re-use-plastic-water-danger-dirty-bacteria-bottles-sex-hormones-toilet-a7809696.html

https://www.dailystar.co.uk/health/658527/Plastic-water-bottles-dangerous-chemical-BPA-health-recycle

http://www.lottechemical.co.uk/sandfire-documents/Documents/NHC_PET_2014%20FINAL.PDF

http://www.nontoxicrevolution.org/blog/7-types-of-plastic

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *