Masih Galau Vaksin? Ini Kata Pakar

Sebagai orang tua atau calon orang tua, apakah kamu masih dalam fase galau buat vaksin anak atau ngga nantinya? Coba simak jawaban salah satu Profesor Gizi Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini yuk, Teman Sehat!

UNICEF dan WHO sudah jelas menggambarkan bahwa penyebab langsung dari masalah gizi pada bayi dan anak (malnutrisi) terdiri atas 2 hal:

  1. Penyakit infeksi
  2. Asupan gizi yang tidak adekuat (tidak cukup)

Vaksin sangat penting untuk bayi dan anak untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi. Ada hubungan yang unik antara penyakit infeksi dan asupan zat gizi.

Ketika anak mengalami penyakit infeksi, anak memiliki nafsu makan yang kurang, sehingga asupan zat gizi akan semakin berkurang dan penyakit infeksi semakin parah. Ketika anak kurang asupan zat gizi, maka anak akan sangat rentan terserang penyakit infeksi.

Oleh karena itu, vaksin sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi, sehingga akan menurunkan risiko terjadinya malnutrisi.

Vaksin mencegah berbagai penyakit berbahaya. Salah satu contohnya adalah campak. Kalau seorang anak yang tidak divaksin mengalami campak, maka berat badannya akan turun dan memiliki risiko kebutaan karena kekurangan vitamin A.

Tapi kok ada kelompok anti vaksin?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memiliki task force khusus vaksin. Satu hal yang pasti, semua harus didasarkan pada bukti ilmiah. Kalau ada kelompok anti vaksin, dari mana sumbernya bisa menentang vaksin?

Satu hal yang pasti, penyakit infeksi bisa turun karena cakupan vaksinasi yang tinggi. Vaksin biasanya memberikan proteksi seumur hidup, terutama penyakit serius seperti campak dan pertussis (batuk rejan). Intinya, semua harus didasarkan pada bukti ilmiah dan penelitian.

“Menurut saya secara ilmiah dan evidence, saya sangat tidak menganjurkan untuk tidak memberikan vaksinasi kepada anak karena itu memberikan risiko kepada anak untuk menderita penyakit infeksi,” ungkap Prof. Endang.

Dijawab oleh:

Prof. dr. Endang L. Achadi, MPH, DrPH

Guru Besar Gizi Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI)

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *