Menjaga Kesehatan dengan Pola Makan Teratur

Halo Teman Sehat! Apakah kamu udah menerapkan pola hidup sehat dalam keseharianmu? Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh merupakan hal penting yang bisa dilakukan dengan cara melakukan gaya hidup sehat, termasuk menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi, beragam dan berimbang. Tapi, tahukah Teman Sehat kalau makanan bergizi seimbang aja ngga cukup? Memperhatikan pola makanan harian ternyata penting juga loh! Siapa yang makannya masih ngga teratur?

Kebiasaan makan ngga teratur dan melewatkan waktu makan bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam masalah kesehatan. Sebuah studi di Universitas Cambridge dalam Proceedings of the Nutrition Society menunjukkan bahwa perilaku makan yang tidak teratur berkaitan dengan tingginya resiko sindrom metabolik, seperti meningkatkan resiko obesitas, kadar gula darah tidak stabil dan diabetes tipe 2.

Secara umum, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan di 3 kali waktu makan utama (pagi, siang dan malam) ditambah 2 waktu selingan (cemilan pagi dan cemilan sore). Nah, kapan aja sih waktunya?

1. Sarapan (jam 05.00-09.00 pagi)

Sarapan diartikan sebagai kegiatan makan dan minum dari jam 5 hingga jam 9 pagi. Kalau lewat dari waktu tersebut, bukan sarapan lagi namanya. Sarapan merupakan bagian penting dari konsumsi makanan sehari, karena menyediakan energi dan zat gizi untuk memulai aktivitas. Sayangnya, Banyak yang belum menyadari pentingnya sarapan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2010, 16.9%-50 % anak usia sekolah dan remaja, serta rata-rata 31,2 % orang dewasa di Indonesia ngga terbiasa sarapan. Apakah Teman Sehat salah satunya? Yuk, mulai biasakan sarapan!

2. Selingan pagi (jam 10.00 pagi)

Selingan antara sarapan dengan makan siang alias brunch ini diperlukan bagi mereka yang sarapan di waktu lebih awal dengan menu yang ngga terlalu berat. Selingan pagi dilakukan untuk menghindari makan berlebihan di waktu siang. Makanlah cemilan  yang sehat seperti buah-buahan.

3. Makan siang (12.00-13.00 siang)

Pada waktu siang, sistem pencernaan berada dalam kondisi paling aktif. Makanlah makanan lengkap kaya gizi (cukup energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral).

4. Selingan sore (pukul 15.00-16.00 sore)

Sebagaimana cemilan pagi, cemilan sore dilakukan untuk menghindari makan berlebihan di waktu malam. Secangkir teh dan beberapa keping biskuit mungkin baik untuk menemani sore mu, terlebih karena efeknya yang merilekskan.

5. Makan malam (pukul 19.00-20.00 malam, 2 jam sebelum tidur)

Makan malam idealnya dilakukan sekitar pukul 7 malam dan ngga lewat pukul 20.00. Sebagian besar sobat mungkin pernah melewatkan makan malam atau bahkan makan di waktu yang sangat larut. Studi pada pekerja dan pasien dengan night eating syndrome (kebiasaan makan tengah malam) menunjukkan makan malam yang terlalu banyak ditambah pola tidur yang ngga sehat bisa meningkatkan resiko obesitas dan sindrom metabolik. Tapi, studi baru-baru ini pada orang yang sehat menunjukkan bahwa makan rendah energi (<200 Kal) di malam hari sebelum tidur ngga akan membahayakan dan bermanfaat untuk kesehatan.

pola makan

Nah Teman Sehat, usahakan makan malam pada waktu dan jumlah yang tepat ya! Ibarat mobil yang butuh bensin untuk bergerak, tubuhmu juga butuh makanan yang tepat diwaktu yang tepat agar dapat bekerja dengan optimal. Teman Sehat punya tips supaya waktu makan selalu teratur? Yuk, share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *