Menyikapi Penggunaan Internet pada Anak Sesuai Usia

Halo Teman Sehat! Pernakah kamu mendengar istilah generasi digital negative? Istilah ini ditujukan bagi kids jaman now yang sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir. Saat ini, paparan terhadap internet dan media digital pada anak-anak udah ngga bisa dihindari lagi, bahkan penggunaan gawai udah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari si kecil. Parahnya, ada yang bahkan sampai masuk ke tahap kecanduan loh!

Berselancar di dunia maya bukan berarti tanpa bahaya, bahkan saat ini banyak kasus kejahatan yang bermula dari internet. Bagi kelompok usia anak dan remaja, mengakses internet merupakan sesuatu yang sangat mudah dilakukan, namun sayangnya mereka sering terpapar konten yang ngga sesuai dengan usianya, pencurian identitas, penipuan, mengakses materi yang tidak pantas, dan cyber bullying. 

Teman Sehat, sangat penting mendampingi anak dalam penggunaan perangkat elektroniknya, terutama dalam mengakses konten-konten yang ada di internet. Nah, berikut pedoman penggunaan internet berdasarkan kategori usia!

1. Anak hingga usia 10 tahun

Anak pada usia ini memerlukan pengawasan dan pemantauan untuk memastikan mereka ngga terpapar dengan materi yang ngga sesuai. Orang tua sebaiknya menggunakan piranti-piranti yang berguna untuk membatasi akses terhadap isi, situs, dan aktivitas di dunia maya, serta secara aktif terlibat saat anak menggunakan internet. Pada beberapa gadget misalnya komputer tablet, tersedia fitur atau aplikasi untuk memblok isi yang ngga sesuai untuk anak.

2. Usia 11-14 tahun

Anak pada usia ini pada dasarnya udah lebih banyak terpapar tentang internet dan pemanfaatan internet pun jadi lebih beragam. Nah, di sini pentingnya si anak perlu memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai internet. Mereka tetap perlu menjaga keamanan saat menggunakan internet dan orang tua meberikan edukasi dan pengawasan terhadap akses berbagai situs. Penting juga untuk menyediakan laporan aktivitas internet sebelumnya! Anak pada usia ini juga perlu diberikan pengertian mengenai informasi pribadi apa saja yang ngga boleh ditampilkan di media sosial.

3. Usia 15-18 tahun

Anak pada usia ini hampir ngga mempunyai batasan pada isi, situs atau aktivitas internet. Kelompok usia remaja ini lebih banyak memiliki pengalaman dalam internet, namun mereka tetap memerlukan orangtua untuk menetapkan pedoman yang aman. Orangtua harus bisa menolong mereka untuk mengerti pesan-pesan yang ngga pantas dan menghindari situasi yang ngga aman. Teman Sehat juga perlu mengingatkan kepada mereka informasi apa yang ngga boleh diberikan sama sekali melalui akun yang mereka miliki.

Teman Sehat, mengawasi penggunaan gadget dan internet di era digital memang perlu kerja ekstra. Tapi ngga boleh pesimis! Dengan menanamkan nilai-nilai moral sejak dini dan melakukan edukasi pada anak, internet pun akan memberikan dampak positif. Yuk, cerdas berinternet!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *