Mitos dan Fakta Makanan untuk Diabetes yang Kamu Harus Tau!

Halo Teman Sehat! Saat ini, diabetes melitus menjadi salah satu penyakit yang mencuri perhatian para ahli kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan, WHO memprediksi penderita diabetes di Indonesia akan naik dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta pada tahun 2030. Nah, di tengah-tengah kepopuleran penyakit ini, ternyata ada beberapa mitos dan fakta makanan untuk diabetes yang beredar di masyarakat. Apa aja sih mitos dan faktanya? Yuk simak penjelasannya!

1. Orang yang diabetes harus melakukan diet khusus

Teman Sehat, ini adalah fakta. Kenapa? Karena prinsip diet khusus yang dimaksud adalah menjaga pola makan. Orang diabetes perlu melakukan diet khusus gula, agar gula darahnya tetap normal dan ngga terlalu rendah, yang bisa menyebebabkan hilangnya kesadaran atau pingsan. Selain itu, diet khusus juga bertujuan untuk mengurangi atau mencegah penyakit komplikasi.

2. Makanan dengan label “ramah diabetes”, “bebas gula” baik buat dikonsumsi

Makanan ini belum tentu ramah loh, Teman Sehat! Kenapa? Karena, makanan ini biasanya mengandung sejumlah kalori dan gula, bahkan karbohidrat. Pemanis buatan yang terkandung di dalam produk ini, seperti sakarin, aspartam, acesulfam K sebaiknya dibatasi. Sedangkan pemanis seperti sorbitol, manitol dan xylitol (gula alkohol) memiliki respon glikemik rendah, sehingga aman bagi penderita diabetes. So, jangan lupa cek label komposisi produk makanan ya, Teman Sehat.

3. Orang diabetes bisa makan gandum, tapi ngga bisa makan nasi

Nah, konsep ini ngga belaku lagi ya, Teman Sehat. Jadi ini termasuk mitos. Kenapa? Karena gandum dan nasi masing-masing mengandung karbohidrat dan indeks glikemik yang hampir sama. Keduanya sama-sama menaikkan kadar gula, sehingga penderita diabetes tetap diperbolehkan makan nasi, asalkan porsinya dibatasi.

4. Orang diabetes ngga boleh makan permen atau coklat

Siapa bilang penderita diabetes ngga boleh makan permen dan coklat? Yup, faktanya hal ini boleh dilakukan, asalkan tetap melakukan diet yang tepat dan olahraga yang cukup, penderita diabetes boleh makan permen dan coklat, bahkan es krim atau kue. Tapi ada syaratnya ya, Teman Sehat! Porsinya sangat kecil dan cuma boleh makan kalau ada acara istimewa. Pilih juga jenis dark chocolate yang memiliki rasa pahit yang dominan dan rendah gula.

5. Orang diabetes ngga boleh konsumsi gula pasir dan buah-buahan

Penderita diabetes masih diperbolehkan mengonsumsi gula pasir, sebagai bumbu dalam masakan, sehingga masih bisa makan bersama dengan makanan keluarga. Nah, untuk buah, penderita diabetes ngga perlu takut buat makan buah. Buah memang mengandung gula, tapi biasanya gula yang dikandung jenisnya fruktosa.

Fruktosa dari buah alami itu sangat aman. Tapi, tetap ya ada batasanya Teman Sehat! Kamu ngga boleh terlalu banyak mengonsumsinya, terutama jenis buah yang kadar gulanya sedikit lebih tinggi dibanding buah lainnya. Contohnya: nanas, anggur, mangga, sirsak, pisang, alpukat, sawo, semangka dan nangka masak (matang, yang bukan disayur) yang harus dibatasi cara konsumsinya.

Nah, Teman Sehat udah tau kan, mitos dan fakta apa aja seputar makanan untuk diabetes. Ternyata prinsip ‘ngga boleh makan enak’ udah ngga berlaku lagi ya, buat penderita diabetes. Walaupun diperbolehkan buat ‘makan enak’, tapi kamu tetap harus memperhatikan apa aja makanan yang dikonsumsi dan tetap melakukan aktifitas fisik supaya tetap sehat. Tetap perhatikan cara diet khusus buat penderita diabetes ya, Teman Sehat! Kalau perlu konsultasikan dengan ahli gizi!

Editor & Proofreader : Firda Shabrina, S.Tp

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *