Musim Hujan, Enaknya Minum Minuman Tradisional Ini!

Halo Teman Sehat! Akhir-akhir ini, beberapa bagian di Indonesia sering diguyur hujan. Udara yang dingin sering bikin kita jadi pengen minum minuman yang hangat-hangat, benar ngga Teman Sehat?

Saat musim hujan begini, kamu sukanya makan atau minum apa, Teman Sehat? Yap, saat musim hujan, sebagian besar orang mungkin memilih makanan berkuah sebagai makanan favorit dan minuman hangat seperti kopi, cokelat hangat sampai minuman tradisional seperti minuman jahe yang jadi favoritnya

Kalau mendengar “minuman jahe”, apa yang terlintas dipikiran kamu, Teman Sehat? Minuman jahe emang punya beragam olahan dari berbagai daerah di Indonesia. Apa aja ya?

Begitu terkenal, inilah manfaat jahe bagi kesehatan!

  • Sakit gigi dan nyeri gusi ternyata bisa dicegah dengan kebiasaan minum air jahe. Kenapa bisa gitu ya? Ya, jahe memiliki sifat antijamur dan antibakteri, Teman Sehat!
  • Melancarkan pencernaan. Jahe diketahui mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase yang masing-masing bisa membantu proses pencernaan protein dan lemak, Teman Sehat!
  • Meredekan rasa sakit. Jahe bisa meredakan berbagai rasa nyeri, dari nyeri rematik, sakit kepala, migrain, sampai sakit atau kram perut saat menstruasi. Bahkan di Cina, jahe biasa dijadikan obat buat mengatasi sakit perut akibat menstruasi dengan mencampurnya dengan gula merah dan air teh loh.
  • Menangkal radikal bebas. Ternyata, jahe mengandung antioksidan yang bisa membantu menetralkan efek perusakan yang dimiliki oleh radikal bebas sehingga secara ngga langsung, jahe bisa membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Melancarkan peredaran darah. Jahe bisa merangsang hormon adrenalin dan membantu memperlebar pembuluh darah sehingga darah bisa mengalir lebih lancar. Selain itu, jahe mengandung gingerol yang bersifat antikoagulan sehingga bisa membantu mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab utama stroke dan serangan jantung.

Inilah berbagai minuman jahe tradisional Indonesia!

Sarabba

Di Makassar, minuman ini dikenal sebagai pemulih stamina dan dapat mengatasi masuk angin. Sarabba terbuat dari dari jahe, kuning telur mentah, gula aren, santan, dan lada bubuk.

Bir pletok

Minuman khas Betawi yang berwarna merah ini terbuat dari tambahan rempah-rempah seperti pandan, serai, merica hitam, kapulaga, kayu manis, dan kayu secang.

Bandrek

Minuman khas Jawa Barat ini memiliki rasa pedas karena terbuat dari air rebusan jahe yang kental ditambah rempah-rempah dan gula merah, Teman Sehat. Di dalamnya, ada pula tambahan parutan kelapa tua yang membuatnya lebih gurih, Teman Sehat!

Bajigur

Selain bandrek, Jawa Barat juga punya bajigur. Bajigur dibuat dari air rebusan jahe, gula merah, dan santan encer yang direbus dengan daun pandan.

Wedang Uwuh

Uwuh berarti sampah dalam bahasa jawa. Disebut ‘sampah’ karena minuman ini terdiri dari banyak bahan seperti jahe, kayu secang, cengkeh, kayu manis, serai, pala serta gula batu atau gula merah.

Wedang Ronde

Minuman yang berasal dari Jawa Timur ini sekilas mirip sekoteng, padahal berbeda, Teman Sehat. Minuman ini terbuat dari air rebusan jahe yang ditambahkan pandan, serai, gula merah. Isiannya dapat berupa kacang tanah, potongan roti, kolang-kaling, dan ronde, atau bola-bola ketan yang telah direbus. Ronde inilah yang menjadi ciri khasnya.

Jadi, yang mana favoritmu, Teman Sehat? Yuk, share di kolom komentar!

Editor & proofreader: Kurnia Dwi Juliani, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *