Nicholas Appert, Penemu Pengalengan Makanan

Teman Sehat, kamu pernah ngga beli makanan kaleng atau mengonsumsinya? Yap, makanan kaleng adalah makanan segar (buah, sayur, daging, susu atau produk lainnya), yang dikemas menggunakan kaleng dengan perlakuan tertentu agar makanan tetap awet dalam jangka waktu yang lama. Biasanya kalau lagi travelling atau dalam keadaan tertentu, makanan kaleng ini berguna banget loh, buat kamu yang butuh makanan segar. Tapi, kira-kira siapa ya, yang menemukan metode ini? Mau tau, let’s check it out!

Ide awal

Ide ini Berawal dari masa pemerintahan Napoleon Bonaparte, pada abad ke 18 di Prancis. Pada masa itu, Napoleon Bonaparte khawatir tentaranya akan kekurangan stok makanan hariannya. Napoleon berpendapat kalau ‘tentara berbaris dengan perutnya’, kalau tentaranya ngga diberikan makanan, maka mereka ngga akan bisa berperang.

  

Selama ini, tentara Napoleon diberikan uang untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Selain itu, kalau stok makanan mereka menipis, mereka terkadang mencuri makanan, mengonsumsi makanan basi atau tetap dalam keadaan kelaparan. Karena itulah, Napoleon mengadakan sayembara, memberikan 12.000 franc sebagai hadiah buat seseorang yang bisa mengawetkan makanan dalam waktu yang lama.

Proses percobaan

Menjawab tantangan dari Napoleon Bonaparte, akhirnya Nicholas Appert, seorang warga Prancis melakukan penelitian untuk mengawetkan makanan dalam waktu yang lama. Sebelum menemukan metode yang pas, Appert mencoba terus menerus metode pengawetan makanan yang pas. Kemudian Appert menemukan bahwa, pemberian panas pada makanan yang ada di dalam botol kaca akan mengawetkan makanan dari kerusakan, seperti wine.

Sumber: www.britannica.com

Setelah percobaan selama 15 tahun, akhirnya pada tahun 1806 Appert menemukan metode yang pas untuk mengawetkan makanan, yaitu metode pengawetan makanan di dalam wadah kaca kedap udara. Adanya panas yang diberikan dan makanan yang dikemas tertutup dalam wadah kedap udara menyebabkan makanan ngga cepat basi.

Setelah penemuannya diajukan ke Napoleon, pada tahun 1810 Appert mendapatkan hadiah 12.000 franch dan digunakan untuk membangun pabrik botol untuk mengemas makanan dengan metode yang ditemukan, namanya “House of Appert”. Metode ini bisa digunakan buat mengawetkan sup, buah, sayur, jus, produk olahan susu, marmalades, jellies dan sirup.

Pengembangan ide

Ternyata, metode pengawetan makanan ini ngga cuma berkembang sampai di sini aja Teman Sehat. Peter Durand, peneliti asal Inggris, pada tahun 1812 mengembangkan metode ini dengan mengganti bahan baku wadah kaca menjadi kaleng. Alasannya, agara lebih ringan, mudah dan mengurangi kerusakan selama transportasi produk.

Durand menggunakan besi yang dilapisi timah, agar kaleng ngga mudah berkarat. Selain itu pada kalengnya, dituliskan cara membuka kalengnya menggunakan alat pemahat dan palu. Lalu metode Durand digunakan untuk memproduksi makanan kaleng dalam jumlah besar (pabrik) oleh Bryan Donkin dan John Hall. Sejak saat itu, makanan kaleng mulai dikenal dan diproduksi untuk kebutuhan makanan tentara dan perjalanan jauh.

Nah, Teman Sehat itulah cerita panjang dari makanan kaleng. Ternyata prosesnya panjang banget ya? Butuh 15 tahun untuk Appert menemukan metode pengawetan makanan yang bisa kamu nikmati sampai hari ini. Yuk, mulai berinovasi mulai sekarang! Mungkin aja kamu bisa jadi the next Nicholas Appert!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *