Seperti Apa sih Jadwal Makan yang Baik untuk Balita?

Halo Teman Sehat! Apa kamu ibu muda yang masih bingung mengatur jadwal si buah hati? Nah, di artikel kali ini kita akan membahas jadwal makan yang baik untuk si kecil!

Asupan gizi berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan, jika kebutuhan akan zat gizi ini ngga terpenuhi dengan baik, maka tumbuh-kembang anak akan kurang optimal. Proses pemberian makan juga bukan sekedar mengambilkan makan dan mendampingi anak aja loh, tapi juga harus ada proses interaksi bunda dan anak.

Pola makan balita

Secara umum, jadwal pemberian makan pada anak sebaiknya 3 kali makan utama dan 2 kali makanan selingan. Pola makan sehari-hari mengikuti pola gizi seimbang seimbang yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral serta air. Pada balita usia 1-4 tahun, terjadi perubahan jenis makanan dari ASI dan MP-ASI (saat bayi) menjadi makanan keluarga. Artinya pada usia balita, anak sudah bisa makan makanan yang dimakan oleh keluarganya juga. Sebaiknya, balita juga diberikan kesempatan mencoba makan dan minum ya Teman Hehat!

Mengatur jadwal makan anak

Mengatur jadwal makan si kecil dikaitkan dengan waktu pengosongan lambung. Pada anak normal, pengosongan lambung adalah 50%, 100 menit untuk makanan padat dan 75 menit untuk makanan cair. Waktu pengosongan ini semakin cepat sesuai dengan bertambahnya usia anak. Prinsip dan keberhasilan pemberian makan pada anak, khususnya balita adalah beri makan saat anak merasa lapar. So, cobalah untuk membuat si anak lapar di jam yang sama setiap harinya supaya memiliki pola makan teratur! Usahakan untuk tidak memberikan makanan ringan atau cemilan mendekati waktu makan untuk menghindari rasa kenyang.

Tahukah Teman Sehat kalau sebaiknya anak lah yang harus menentukan jumlah makanan yang dibutuhkannya? Mengapa demikian? Hal ini karena, regulasi lapar-kenyang dipegang oleh hormon ghrelin dan leptin. Jika anak sudah merasa kenyang, itu artinya hormon leptin anak sudah mengirimkan sinyal bahwa energi sudah tercukupi. Kalau orangtua tetap memberikan makanan pada anak saat anak sudah merasa kenyang, itu hanya akan mengganggu regulasi lapar-kenyang anak dan akan menyebebkan anak menjadi obesitas.

Aturan Makan

  1. Terjadwal
    • Jadwal makan dan snack teratur dan terencana.
    • Lama makan ngga lebih dari 30 menit.
    • Diantara waktu makan hanya mengkonsumsi air putih.
  2. Lingkungan
    • Netral, gak dipaksakan meski anak hanya makan 1-2 suap.
    • Jangan memberikan makan sebagai hadiah.
    • Makan tidak sambil bermain atau nonton televisi
  3. Posedur makan
    • Porsi kecil.
    • Hentikan pemberian makan jika setelah 15 menit anak bermain-main tanpa makan atau tampak kesal dan membuang-buang makanannya.
    • Membersihkan mulut hanya setelah makan.

Nah Teman Sehat, bagaimana menurut kalian mengatur jadwal makan anak ini? Susah-susah gampang ya! Jika Teman Sehat punya tips, boleh di share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *