Sifilis Ada Stadium-Stadium nya loh, Berikut Penjelasannya!

Halo Teman Sehat! Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis manusia. Tapi dalam pemenuhannya banyak orang-orang yang melakukannya dengan cara yang salah bahkan beresiko. Hubungan seksual yang beresiko ini bisa menjadi media transmisi berbagai penyakit menular seksual, baik yang disebabkan oleh bakteri, virus ataupun jamur. Nah, salah satu Penyakit Menular Seksual (PMS) yang paling banyak diderita masyarakat adalah sifilis atau si raja singa.

Apa penyebabnya?

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Bakteri ini adalah bakteri spirochete dengan motilitas tinggi berukuran 0,1-0,2 μm dengan diameter dan panjang 6-20 μm. Hal ini bisa diamati secara mikroskopis dengan pewarnaan atau dengan menggunakan mikroskop medan gelap. Sedangkan patogenitas Treponema pallidum masih belum sepenuhnya diketahui.

Cara penularan

Penyakit sifilis ini menular melalui hubungan seksual dengan penderita sifilis lainnya. Selain itu, bergonta-ganti pasangan dan melakukan seks beresiko (seks tanpa kondom dan berbagi mainan seks) juga bisa memperbesar peluang tertularnya penyakit ini. So, jauh-jauh ya Teman Sehat dari hal-hal tersebut!

Gejala apa yang terlihat pada penderita sifilis?

Orang yang menderita sifilis menunjukan gejala yang berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada tingkat keparahan atau stadium yang dilewatinya. Nah, berikut penjelasannya!

Stadium primer sifilis terjadi sekitar 3-4 minggu setelah seseorang terinfeksi bakteri Treponema pallidum. Awalnya muncul bulatan kecil bulat yang disebut chancre yang yang ngga menimbulkan rasa sakit sama sekali, tapi tetap menular ya Teman Sehat! Gejala ini bisa muncul dimana saja di tempat si bakteri masuk menginfeksi tubuh, seperti di dalam mulut, alat kelamin, atau rektum.

  • Stadium Sekunder

Pada tahapan ini, gejala yang muncul udah mulai berkembang dan menyebabkan si penderita mengalami kesakitan. Gejala yang umum seperti adanya ruma-ruam di kulit dan sakit tenggorokan. Ruam ini ngga terasa gatal dan biasanya ditemukan di telapak tangan dan telapak kaki, tapi bisa terjadi di bagian tubuh laiinya. Gejala lain dari stadium ini adalah sakit kepala, bengkak kelenjar getah bening, merasa kelelahan, demam, penurunan berat badan, rambut rontok, dan sakit sendi.

  • Stadium Laten

Tahap laten alias tersembunyi ialah saat disaat gejala primer dan sekunder hilang, dan ngga ada gejala lain yang terlihat. Tapi, harus tetap waspada karena sebenarnya bakteri tetap masih ada di dalam tubuh. Tahap ini bisa berlangsung bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi sifilis tersier.

  • Stadium Tersier

Sifilis tersier bisa muncul kembali setelah bertahun-tahun setelah infeksi awal. Sifilis tersier ini bisa mengancam nyawa loh! Pada tahapan ini, penyakit sifilis bisa menyebabkan kebutaan, tuli, penyakit kejiwaan, hilang ingatan, penghancuran jaringan tulang, gangguan saraf, stroke, meningitis, penyakit jantung, serta neurosifilis yang merupakan infeksi otak atau sumsum tulang belakang.

Nah, ternyata penyakit sifilis ngga sesederhana penyakit infeksi biasa ya, Teman Sehat! Penyakit ini bisa muncul kembali bahkan setelah bertahun-tahun si penderita ngga menunjukan gejala lagi. So, jauh-jauh ya Teman Sehat dari penyakit menular seksual yang satu ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *