Studi mengenai Diet dan Jerawat, Yuk Cari Tahu!

Halo Teman Sehat! Jerawat bikin kamu jadi ngga pede? Tenang, kamu ngga sendiri! Kulit berjerawat menjadi masalah bagi kebanyakan orang, terutama bagi mereka yang mulai memasuki usia pubertas. Sayangnya, perawatan kulit yang ngga tepat sering merperburuk kondisi kulit. Jerawat bisa bertambah parah dan meninggalkan bekas di wajah yang susah banget dihilangkan.

Tahukah Teman Sehat, banyak kebiasaan sehari-hari kita yang justru memancing timbulnya jerawat. Baik dari segi perawatan kulit, pola makan, atau gaya hidup lainnya yang ngga tepat sehingga memicu munculnya benjolan-benjolan yang semakin banyak. Nah, yuk cek satu-satu apakah pilihan kita udah tepat untuk merawat kulit berjerawat!

1. Kurang konsumsi vitamin A dan D

Teman Sehat pasti bertanya-tanya, vitamin A bukannya buat kesehatan mata? Nah, mulai dari sekarang Teman Sehat harus mulai rajin mengonsumsi makanan sumber vitamin yang satu ini! Faktanya, vitamin A memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Kekurangan vitamin A ditandai dengan kulit yang berubah menjadi gelap, kulit kering, hingga kerusakan pada kuku. Vitamin A bersama dengan vitamin D merupakan vitamin yang berdampak pada hormonal kulit, serta berperan penting dalam perkembangan jerawat.

Vitamin A udah banyak digunakan untuk pengobatan topikal pada jerawat ringan hingga yang membandel. Vitamin D merupakan jenis vitamin yang mempengaruhi sistem imun tubuh dalam melawan radikal bebas. So, masukkan wortel, bayam, labu, dan makanan sumber vitamin A lainnya ke dalam diet harianmu! Jangan lupa berjemur di pagi hari juga ya!

2. Konsumsi susu dan produk susu pada remaja

Studi tahun 1949 menunjukan bahwa konsumsi susu dan produk susu di usia remaja memicu munculnya jerawat dikarenakan adanya hormon dan molekul bioaktif yang memicu munculnya masalah kulit tersebut. Hipotesis lainnya menyatakan bahwa kandungan iodium dalam susu berhubungan dengan jerawat, diklaim bahwa asupan iodium bisa memperburuk kulit wajah yang berjerawat. Tapi, studi ini masih kerap menjadi perdebatan.

3. Konsumsi coklat dan makanan berlemak

Bagi kamu yang pernah atau sedang berjerawat, pasti sering disarankan untuk menjauhi makanan seperti coklat dan sumber lemak lainnya. Secara ilmiah, tingkat keparahan jerawat berhubungan dengan produksi minyak (sebum) yang banyak. Hipotesinya, makanan tinggi lemak atau karbohidrat (gula) mungkin memperburuk jerawat karena produksi sebum comedogenic yang lebih banyak. Hal ini berdampak pada penyumbatan pori-pori sehingga jerawat mulai bermunculan.

Nah, itulah beberapa fakta tentang hubungan diet dengan munculnya jerawat. Tapi, studi mengenai ini masih sangat dinamis dan memunculkan hasil yang beragam. Yang terpenting, Teman Sehat harus mengonsumsi diet seimbang, perbanyak makan sayur dan buah, serta batasi konsumsi gula/garam/lemak!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *