Tips Gizi Seimbang pada Ibu Hamil yang Perlu Kamu Tau!

Halo Teman Sehat! Apakah kamu salah satu bumil (ibu hamil)? Atau calon bumil? Nah, saat masa kehamilan ini, banyak bumil yang bingung harus makan dan minum apa, terutama pada kehamilan pertama. Sebenarnya apa sih makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi, dibatasi maupun dihindari untuk ibu hamil? Cek di sini yuk.

Mengonsumsi makanan yang beraneka ragam

Ibu hamil perlu mengonsumsi aneka ragam makanan untuk memenuhi kebutuhan energi, protein dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral). Zat gizi ini akan dipakai untuk pemeliharaan, pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan dan cadangan selama menyusui. Namun, bukan berarti ibu hamil makan untuk porsi 2 orang ya, yang terpenting adalah jenis makanan tersebut bergizi tinggi dan lengkap jenisnya supaya dapat memenuhi kebutuhan janin dan ibu hamil.

Kebutuhan gizi ibu hamil meningkat

  • Kebutuhan protein akan meningkat saat kehamilan, sehingga ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi sumber protein hewani.
  • Begitu pula dengan kebutuhan zat besi. Sumber zat besi dapat diperoleh dari ikan, daging, hati, ayam, tempe dan sayuran hijau.
  • Penting juga untuk ibu hamil meningkatkan konsumsi kalsium melalui sayuran hijau, ikan teri, kacang-kacangan, susu dan olahannya. Kebutuhan kalsium pada saat hamil akan meningkat untuk menggantikan cadangan kalsium ibu yang digunakan pada pembentukan jaringan janin. Apabila tidak digantikan akan berakibat meningkatkan risiko pengeroposan tulang dan gigi.

Mengurangi makanan tinggi garam

Teman Sehat, bagi ibu hamil rentan loh mengalami hipertensi. Oleh karena itu, pembatasan makanan yang mengandung garam tinggi dapat mencegah hipertensi selama kehamilan. Hipertensi saat kehamilan dapat menyebabkan kematian janin serta gangguan pertumbuhan. So, kurangi fast food, makanan kaleng, kecap, saus, mentega.

Minum air putih lebih banyak

Ibu hamil dianjurkan untuk minum air putih lebih banyak karena air dapat membantu pencernaan, sirkulasi janin dan meningkatkan volume darah. Ibu hamil membutuhkan asupan air putih sekitar 2-3 liter per hari ya Teman Sehat.

Membatasi minuman berkafein

Seperti kita tau, kopi mengandung kafein. Kafein melintasi plasenta dengan bebas, sehingga risiko keguguran dan risiko berat bayi lahir rendah juga meningkat,terutama jika konsumsi kafein dalam jumlah tinggi. Ibu hamil tidak dianjurkan mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari atau kira-kira setara dengan 2 gelas kopi instan.

Hindari minum alkohol dan merokok

Khusus bagi ibu hamil, minum alkohol dan merokok tidak dianjurkan. Hal ini berisiko adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin, lahir prematur bahkan kematian janin.

Nah berikut tadi tips gizi seimbang bagi kamu para bumil atau calon bumil. Apakah kamu punya pengalaman khusus saat masa hamil? Share yuk di kolom komentar!

 

Editor & Proofreader : Asiyah Mutmainnah, S.Gz

 

Referensi :

Brown, Judith. (2005). Nutrition through the life cycle. Belmont: Wardworth Thompson Learning.

MacPhail, A. Patrick. 2014. Besi. Andry H., Penerjemah. Mochammad R., Penyunting. Ilmu Gizi. Jakarta : EGC. Terjemahan dari : Essentials of Human Nutrition 4th Edition. Dalam Mann and Truswell, Editor. Hal 147-160.

Kemenkes, RI. (2014). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kemnterian Kesehatan RI

Kemenkes RI dan WHO Indonesia. (2012). Buku saku asuhan gizi di puskesmas pedoman pelayanan gizi bagi petugas kesehatan. Jakarta: Kemnterian Kesehatan RI

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *