Tips Mengatur Makan Pada Kondisi Khusus Masa Hamil

Halo Teman Sehat! Masa hamil merupakan masa kritis yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak di usia mendatang. Sehingga setiap ibu hamil perlu menjaga asupan untuk menunjang perkembangan janin. Namun perubahan hormon pada ibu hamil menyebabkan tubuh perlu beradaptasi kembali dengan menyesuaikan antara keluhan kondisi khusus dengan makanan yang dikonsumsi.

Keluhan kondisi khusus yang diderita ibu hamil berbeda-beda tergantung bagaimana kondisi tubuh dan kesehatan ibu sebelum hamil. Hal itu bisa terjadi pada trimester pertama, kedua dan ketiga. Seperti mual muntah ringan, hiperemesis, diabetes, edema dan hipertensi. Keluhan kondisi khusus tersebut dapat mengganggu nafsu makan ibu, sehingga asupan yang didapat bisa jadi kurang dari ibu hamil yang tidak mengalami keluhan. Lalu bagaimana tips makan yang benar untuk ibu hamil dengan keluhan kondisi khusus tersebut. Simak tipsnya berikut ini.

1. Mual dan muntah ringan pada masa hamil

Sekitar 70-80% wanita mengalami mual muntah pada saat hamil, namun frekuensinya berkurang pada trimester dua kehamilan. Walaupun ibu hamil mengalami mual dan muntah, ibu hamil tetap harus memenuhi kebutuhan gizinya. Diusahakan ibu hamil tetap makan dengan porsi kecil tapi sering. Makanlah makanan yang mudah dicerna. Ibu hamil sebaiknya mengindentifikasi makanan yang dapat dikonsumsi dengan baik.

2. Hiperemesis (mual dan muntah berat)

Jika ibu mengalami hiperemesis, maka konsumsi karbohidrat tinggi (75-80%), konsumsi makanan dalam keadaan kering dan pilih makanan yang mudah dicerna. Hindari makanan yang merangsang pencernaan (pedas dan menimbulkan gas).

3. Gestational diabetes pada masa hamil

Gestational diabetes adalah gangguan pada toleransi glukosa saat hamil. Hal ini terjadi akibat perubahan fisiologis yang normal terjadi akibat berkurangnya sensitivitas hormon insulin. Namun hal ini juga dapat terjadi akibat diabetes melitus yang telah diderita ibu sejak sebelum hamil. Jika ibu mengalami kondisi tertentu seperti ini maka perlu dilakukan “prinsip 3J” yaitu tepat jadwal, tepat jumlah, dan tepat jenis. Batasi asupan energi sebesar 1200-1800 Kal. Konsumsi karbohidrat sederhana (madu dan gula maksimal 1 sdm/hari), dan utamakan sumber protein yang berasal dari ikan dan kacang-kacangan.

4. Edema dan hipertensi

Pada ibu hamil dengan edema atau hipertensi disarankan untuk membatasi natrium (garam maksimal ½ sdt/hari), tidak mengkonsumsi makanan dengan natrium tinggi (ikan asin), monosodium glutamate (MSG), dan makanan awetan, kecap, keju dan sebagainya. Batasi juga kafein dengan mengkonsumsi tidak lebih dari 4 gelas/hari dan mengkonsumsi teh tidak lebih dari 6 gelas/hari.

Nah itu tadi beberapa tips makan saat beberapa kondisi khusus kehamilan datang. Simak juga fakta menarik terkait kehamilan dan bagaimana tips olahraga yang tepat bagi ibu hamil. Apakah kamu memiliki tips khusus lain terkait pola makan masa hamil? Share yuk di kolom komentar.

 

Editor & Proofreader : Asiyah Mutmainnah, S.Gz

 

Referensi :

Fikawati, Sandra, et al. 2015. Gizi ibu dan bayi. Depok: PT. Rajagrafindo Persada

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *