Ubah Masa Depan dengan Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan

Halo Teman Sehat! Setiap tanggal 16 Oktober, Food and Agriculure Organization of  the United Nation atau biasa kita sebut FAO, memperingatinya sebagai Hari Pangan Sedunia. Tahun 2017 ini, FAO berfokus pada migrasi, ketahanan pangan dan pembangunan pedesaan.

Menurut FAO, terdapat 244 juta orang yang bermigrasi secara internasional pada 2015, angka ini 40% lebih tinggi dibanding data tahun 2000. Di Indonesia sendiri menurut Badan Pusat Statistik, angka migrasi keluar antar provinsi pada tahun 2015 mencapai angka 4,4 juta orang.

Perpindahan penduduk dari desa ke kota bisa menimbulkan masalah baru, seperti berkurangnya jumlah petani yang akan berdampak pada ketahanan pangan.

Sebetulnya apa sih ketahanan pangan?

Berdasarkan Undang-Undang Pangan nomor 18 tahun 2012, Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Ayo ubah masa depan!

Hari pangan sedunia ini dilihat oleh pemerintah Indonesia sebagai momentum untuk meningkatkan peran kita, generasi muda, dalam pembangunan pertanian. Saat ini banyak anak muda bermigrasi dari desa ke kota yang berakibat berkurangnya sumber daya manusia di sektor pertanian. Kalau hal itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin tujuan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045 hanya akan jadi mimpi.

Baca juga : Mungkinkah Dunia Kekurangan Makanan Suatu Hari Nanti?

Adanya pembangunan pedesaan akan membatasi atau memperkecil faktor-faktor yang membuat orang untuk bermigrasi. Pembangunan pedesaan terutama di bidang pertanian (termasuk peternakan, perikanan, pengolahan pangan dan holtikultura) akan mengubah masa depan. Terciptanya peluang bisnis dan lapangan kerja baru bagi kaum muda di pedesaan akibat pembangunan di bidang pertanian akan mencegahnya untuk bermigrasi. Hal ini akan meningkatkan ketahanan pangan daerah tersebut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, permasalahan atau konflik seperti kesenjangan sosial, SARA dan lain sebagainya yang timbul akibat adanya migrasi penduduk juga akan berkurang.

Baca juga : Masih Suka Menyisakan Makananmu? Baca ini!

Jadi siapkah kita sebagai generasi muda mengubah masa depan dan mewujudkan mimpi indonesia sebagai lumbung pangan dunia? Sebelum itu, kamu harus lakukan 5 langkah sederhana ini untuk menjamin ketahanan pangan ya Teman Sehat.

Editor & Proofreader: Agatha, S.Gz

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts