Vitamin B dan Pencegahan Penyakit Tidak menular

Halo Teman Sehat! Kali ini kita akan membahas seputar mikronutrien yang berperan penting dalam mengatur fungsi tubuh. Yap, vitamin! Teman Sehat pasti udah ngga asing lagi dengan vitamin C yang berfungsi untuk menjaga kesehatan gusi, vitamin A untuk kesehatan mata, serta vitamin D untuk pertumbuhan tulang. Lantas, apakah kamu udah cukup akrab dengan vitamin B?

Vitamin B termasuk ke dalam kelompok vitamin larut air bersama dengan vitamin C. Vitamin ini pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Tiap-tiap jenis vitamin B tersebut mempunyai peran penting loh! Tapi, sayangnya kebanyakan orang kurang memperhatikan kecukupan asupan vitamin B nya karena jenis vitamin ini begitu mudah ditemui diberbagai jenis bahan makanan. Nah, kali ini kita akan membahas peran penting vitamin B bagi tubuh yang mungkin Teman Sehat belum ketahui.

1. Hyperhomocysteinemia dan peran vitamin B pada penderita kanker

Sebuah studi pada tahun 2010 menunjukan bahwa vitamin B (asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12) berperan penting dalam mengurangi risiko komplikasi akibat penyakit kardiovaskular pada penderita kanker. Pada kasus ini, peningkatan konsentrasi plasma homosistein berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dll. Nah, vitamin B lah yang bisa mempengaruhi rendahnya konsentrasi zat tersebut dalam darah.

2. Kekurangan vitamin B meningkatkan risiko kanker paru-paru

Studi telah menemukan bahwa vitamin B6 dan metionin berhubungan dengan kanker paru-paru. Kadar zat tersebut yang berada diatas kadar rata-rata serum bisa mengurangi risiko terkena kanker paru-paru sebesar 50%. Selain itu, konsumsi folat bersama dengan vitamin B6 dan metionin berhubungan dengan 2/3 kali lebih rendah untuk terkena kanker paru-paru.

3. Vitamin B dan fungsi otak

Vitamin B berpengaruh pada kerja otak yang optimal. Vitamin ini penting dalam produksi energi, sintesis DNA, dan senyawa biokimia yang berperan dalam penyampaian impuls/rangsangan. Gimana sih dampak kekurangannya pada otak? Kekurangan vitamin B1 bisa menyebabkan gangguan tidur serta hilangnya memori, kekurangan vitamin B2 menyebabkan otak gagal berfungsi, kekurangan vitamin B3  bisa menyebabkan depresi hingga vertigo, kekurangan vitamin B6 bisa menurunkan daya tangkap dan fungsi kognitif, kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan menurunnya fungsi kognitif bahkan alzheimer. Ngga cuma dampak-dampak yang udah disebutkan, masih banyak pengaruh lainnya akibat kekurangan vitamin B pada fungsi otak.

Nah, itulah beberapa dampak akibat kekurangan vitamin B yang ternyata dahsyat banget bagi tubuh. Oleh karena itu, Teman Sehat perlu memperhatikan kecukupan vitamin ini dalam asupan harian. Konsumsi biji-bijian, kacangan-kacangan, hati, daging, telur, dan berbagai sumber vitamin B lainnya, bisa mencegah kamu dari berbagai risiko penyakit.

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *