Vitamin D, Ngga Hanya dari Sinar Matahari loh!

Halo Teman Sehat! Sebagian besar dari kalian mungkin udah tau kalo kita bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari? Apalagi kalau kita tinggal di negara tropis yang berisiko kecil mengalami kekurangan sinar matahari.

Tapi, gimana jadinya kalau kita tinggal di daerah yang sedikit sekali terpapar sinar matahari? Jangan panik, kamu bisa dapatkan vitamin D ngga hanya dari cahaya matahari loh!

Sebenernya, kenapa sih vitamin D itu penting buat tubuh kita?

Kamu pernah tau ngga kalau salah satu vitamin larut lemak ini berperan buat mengatur penyerapan kalsium dan fosfor? Selain itu, vitamin D bisa membantu menjaga fungsi kekebalan tubuh, loh. Itulah kenapa vitamin D bermanfaat sekali buat pertumbuhan dan perkembangan tulang, gigi, serta pertahanan daya tahan tubuh terhadap penyakit tertentu.

Sebaliknya, kalo tubuh kita ngga punya vitamin D yang cukup, berbagai risiko kelainan tulang seperti osteomalacia (tulang lunak) atau osteoporosis bisa saja terjadi. So, sebisa mungkin kita harus bisa memenuhi kebutuhan vitamin D.

Vitamin D disebut juga sebagai sunshine vitamin (vitamin sinar matahari) karena merupakan satu-satunya vitamin yang bisa diproduksi oleh kulit ketika terpapar sinar matahari.

Tapi, sulit untuk memberikan satu rekomendasi ukuran yang cocok untuk semua orang mengenai paparan matahari yang diperlukan. Mengapa begitu? Karena vitamin D yang terserap dari dari paparan sinar matahari tergantung dari banyak faktor seperti warna kulit, waktu paparan dan seberapa besar bagian tubuhmu yang terkena paparan sinar matahari, Teman Sehat!

Walaupun sebagian besar kebutuhan vitamin D bisa terpenuhi dari paparan sinar matahari, vitamin D juga bisa kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari loh. Apalagi buat kamu yang terpaksa jarang terpapar sinar matahari. Berikut beberapa makanan yang mengandung vitamin D!

Minyak ikan

Minyak ikan adalah salah satu sumber vitamin D yang baik. Bahkan dalam 1 sendok teh minyak ikan bisa mengandung vitamin D sebanyak 500 IU.

Seafood

Jenis makanan laut seperti ikan salmon dan tuna merupakan jenis ikan yang kaya vitamin D. Selain ikan, udang dan tiram juga punya kandungan vitamin D yang ngga kalah tinggi.

Telur

Kandungan vitamin D pada telur terdapat dalam kuning telurnya. Satu butir telur ukuran sedang (50g) mengandung vitamin D sebesar 44 IU atau setara dengan 17% kebutuhan harian.

Kedelai dan olahannya

Kedelai mengandung vitamin D, termasuk produk olahannya seperti tahu, tempe dan susu kedelai bisa membantu kamu buat memenuhi kebutuhan vitamin D, Teman Sehat!

Susu dan produk olahannya

Secara alamiah, susu mengandung vitamin D termasuk salah satu olahannya yakni keju.

So, pastikan kita mengasup vitamin D yang cukup ya Teman Sehat, apalagi kalau didukung dengan olahraga yang rutin, pastinya badan kamu makin sehat dan bugar!

Editor & proofreader: Kurnia Dwi Juliani, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *