Waspada Hidden Hunger, Tubuh Berisi yang Kurang Gizi!

Halo Teman Sehat! Pernahkah kamu mendengar tentang Hidden Hunger? atau pernah melihat kondisi seseorang yang tubuhnya berisi namun sering merasa lemas? Nah mungkin itu tanda-tanda seseorang mengalami Hidden Hunger loh Teman Sehat.

Kita pasti ingin memiliki tubuh sehat dan ideal, dengan mengkonsumsi berbagai macam jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi didalam tubuh kita. Namun di zaman yang modern ini seringkali ditemukan makanan yang unik dan memanjakan lidah sehingga kita tertarik untuk mengkonsumsinya dengan dalih untuk memenuhi salah satu kebutuhan gizi tanpa mengetahui lebih detail kandungan gizi yang terdapat didalam makanan tersebut.

Hal ini perlu kita waspadai ya Teman Sehat! Karena bisa jadi makanan yang kita konsumsi tidak mengandung cukup vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga membuat tubuh kita berpredikat “Hidden Hunger”.

Apa itu Hidden Hunger?

Pada tahun 2014, WHO mencanangkan istilah Hidden Hunger pada konferensi internasional tentang gizi yang kedua “Better Nutrition, Better Lives” di Roma.

Hidden Hunger memiliki arti rendahnya vitamin dan mineral, maksudnya kualitas makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh, adanya defisiensi mikronutrien dalam makanan seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Ada sekitar 2 miliar masyarakat di dunia yang mengalami defisiensi mikronutrien didalam makanannya. Wanita dan anak-anak di keluarga berpendapatan rendah seringkali tidak mendapatkan cukup vitamin A, yodium, besi dan gizi esensial lainnya, yang dapat membatasi pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan kapasitas kerja mereka.

Gejala dan akibat dari Hidden Hunger

Hidden hunger kerap kali terjadi di masyarakat modern seperti sekarang, badan terlihat berisi/gemuk tapi ternyata kekurangan gizi. Ada satu, dua atau lebih zat gizi penting yang kurang didalam tubuh. Keluhannya seringkali tidak nyata, seperti lesu, bisa jadi itu karena tubuh kekurangan satu atau lebih gizi esensial.

Sebagai contoh, keluarga yang tidak membiasakan makan buah berisiko kekurangan kalium. Kalium adalah salah satu mineral penting, bila kekurangan kalium sering terjadi dapat mengganggu kinerja jantung, terkadang rasanya seperti sakit jantung, padahal hanya kekurangan kalium. Tidak perlu jauh-jauh dan mengeluarkan biaya untuk berobat, cukup dibiasakan dengan mengkonsumsi buah seperti pisang setiap hari sudah dapat mengobati keluhan tersebut.

Kaitan Hidden Hunger dengan pola makan

Hidden hunger juga terjadi karena pola makan sehat yang semakin bergeser. Menu harian masyarakat jaman now terkadang kalori berlebih namun zat gizinya makin berkurang dikarenakan hilang oleh proses pengolahan makanan. Menu juga tidak lengkap karena makanan sekarang serba instan dan seadanya. Sering juga hilang zat gizinya karena makanan kelewat diolah (refined diet), bahan sudah tidak segar akibat disimpan dan sudah diawetkan.

Kita perlu lebih bijak lagi untuk memilih makanan ya Teman! Pilih makanan yang segar, tanpa bahan pengawet, dan mengandung cukup gizi untuk kebutuhan tubuh kita. Yuk cegah Hidden Hunger didalam tubuh kita!

 

Editor & Proofreader : Asiyah Mutmainnah, S.Gz

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *