Yuk Cari Tahu Apa Itu Trakoma!

Halo Teman Sehat! Mata merupakan indera penglihatan yang berperan penting dalam hidup kita. Teman Sehat kebayang ngga apa yang akan terjadi kalau tiba-tiba harus kehilangan penglihatan? Maka dari itu menjaga kesehatan mata sangat penting dilakukan. Apabila kesehatannya ngga terjaga, maka akan menimbulkan berbagai penyakit mata. Teman Sehat pernah mendegar penyakit trakoma?

Trakoma adalah penyakit mata yang dapat menular dan merupakan salah satu penyebab kebutaan. Trakoma disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dengan lalat sebagai perantaranya.

Selain dapat menyebabkan trakoma, infeksi Chlamydia trachomatis sering ngga menimbulkan gejala dan juga sangat beresiko bila terjadi pada ibu-ibu karena bisa menyebabkan kehamilan ektopik, infertelitas dan abortus. Berbahaya kan?

Trakoma lebih sering terjadi di negara-negara dengan tingkat sanitasi (kebersihan) yang rendah dan iklim yang kering dan panas seperti negara-negara di benua Asia dan Afrika. Yuk, cari tahu lagi tentang penyakit mata yang satu ini!

Penularan

Trakoma bisa menular melalui kontak langsung dengan discharge (seperti kotoran mata) yang keluar dari mata yang terkena infeksi atau dari discharges nasofaring melalui jari atau kontak tidak langsung dengan benda yang terkontaminasi, seperti handuk, pakaian, alat-alat kecantikan dan benda-benda lain yang dicemari discharge nasofaring dari penderita.

Gejala

Trakoma ditandai dengan mata yang merah, berair, dan terasa gatal. Selain itu, terjadi pembengkakan kelopak mata, pembengkakan kelenjar getah bening yang terletak tepat di depan mata, serta kornea tampak keruh. Infeksi oleh bakteri ini bisa menyebabkan munculnya jaringan parut pada kornea mata jika dibiarkan begitu saja.

Pada awalnya, terbentuk reaksi infeksi inflamasi pada bagian kelopak atas. Reaksi ini lama-kelamaan membuat kelopak mata mengerut dan menyempit. Kelopak yang membentuk jaringan parut ini lama-kelamaan semakin ke dalam hingga pada akhirnya menutupi kornea. Ketika kornea tertutupi jaringan parut maka penderita mulai mengalami kebutaan. Terlebih, dalam setiap kedipan mata, bulu mata akan menggaruk kornea dan membuat penderita menderita. Kondisi ini disebut trichiasi.

Pencegahan

Trakoma bisa dicegah dengan menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan untuk mengurangi perkembangan lalat pembawa bakteri. Selain itu, hindari menggunakan handuk, pakaian, dan alat-alat kecantikan secara bergantian. Menjaga kesehatan dan kebersihan sangat penting ya Teman Sehat, untuk mencegah berbagai penyakit.

Pengobatan

Bila sudah terinfeksi, maka penderita trakoma harus menjalani kemoterapi tropikal dengan pemberian salep antibiotik yang berisi tetracyclin dan erythromycin selama 4-6 minggu. Selain itu, antibiotik tersebut juga bisa diberikan dalam bentuk tablet. Jika terjadi kelainan bentuk kelopak mata, kornea maupun konjungtiva, mungkin perlu dilakukan pembedahan untuk memperbaikinya.

Nah, kebayang kan bahayanya penyakit mata yang satu ini? Yuk, mulai dari sekarang perhatikan setiap detail kebersihan diri karena Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *