Yuk, Pindah ke Pedoman Gizi Seimbang!

Halo, Teman Sehat! Kamu pernah dengar prinsip 4 sehat 5 sempurna, ngga? Yap, dulu prinsip ini dikenalkan supaya kamu tau cara memenuhi kebutuhan zat gizi di tubuh. Prinsip 4 sehat 5 sempurna terdiri dari konsumsi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah – buahan, dan susu. Tapi, kamu tau ngga? Sekarang, prinsip ini udah ngga cocok lagi, karena udah ngga sesuai dengan perkembangan dan permasalahan gizi yang terjadi. Terus, prinsip apa ya, yang dipakai sekarang ini? Kamu mau tau? So, let’s chek it out!

Pedoman Gizi Seimbang

Pada Tahun 1992 di Roma, saat konferensi pangan, dibuatlah suatu kesepakatan untuk mengatasi masalah gizi dengan prinsip Nutrition Guide for Balanced Diet. Kemudian di Indonesia mulai diterapkan slogan 4 sehat 5 sempurna. Tapi, seiring berkembangnya kebutuhan dan masalah gizi di Indonesia, untuk menyempurnakan slogan 4 sehat 5 sempurna, digantilah menjadi pedoman gizi seimbang. Apa aja sih prinsip pedoman gizi seimbang? Yuk, simak penjelasannya!

1. Mengonsumsi makanan beragam

Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki zat gizi yang beragam. Supaya bisa memenuhi semua zat gizi yang ada pada makanan,  kamu bisa mengonsumsi makanan yang beragam. Misalnya, kamu bisa mengonsumsi sumber karbohidrat, yang berasal dari nasi, kentang, atau umbi. Lalu mengonsumsi sumber protein yang berasal dari protein hewani, seperti daging, ikan, dan telur. Selain itu juga mengonsumsi sumber serat dan vitamin dari buah dan sayur.

2. Batasi konsumsi gula, garam, minyak dan jangan lupa minum air putih!

Pada prinsip ini, kamu harus membatasi jumlah konsumsi makanan yang manis, asin dan berlemak dari beberapa produk pangan olahan, seperti gorengan, masakan bersantan dan sebagainya. Kenapa? Adanya resiko Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah), diabetes, dan kanker yang bisa terjadi, karena kamu ngga menjaga asupan makanan.

Untuk mencegah hal yang ngga diinginkan, kamu bisa mengatur konsumsi gula, garam dan minyak setiap harinya. Konsumsi yang diperbolehkan yaitu, gula 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, dan minyak 5 sendok makan. Selain itu kamu juga harus mengonsumsi air putih yang cukup untuk membantu proses  metabolisme tubuh dan pencegahan dehidrasi. Jangan lupa, minum 8 gelas air putih ya!

3. Hidup bersih

Hidup bersih diperlukan supaya kamu tercegah dari infeksi yang bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan, sehingga zat gizi yang diserap berkurang. Nah, supaya hal ini ngga terjadi kamu bisa melakukan beberapa hal berikut, yaitu 1) Mencuci tangan sebelum makan, memberikan ASI, menyiapkan makanan, dan setelah buang air besar atau kecil, 2) Menutup makanan yang disajikan supaya ngga dihinggapi lalat, 3) Menutup mulut dan hidung pada saat bersin.

4. Aktivitas fisik dan cek berat badan

Aktivitas fisik seperti olahraga, perlu dilakukan untuk memperlancar sistem metabolisme zat gizi di dalam tubuh dan menyeimbangkan zat gizi yang masuk dan keluar. Selain itu, kamu juga harus cek berat badan dengan menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT). IMT merupakan salah satu indikator keseimbangan zat gizi dalam tubuh. IMT normal untuk orang dewasa adalah 18,5 – 25,0. Jika nilai IMT kurang, maka bisa dikategorikan kurus dan jika nilai IMT lebih, bisa dikategorikan obesitas (IMTnya ≥27).

Yuk, Teman Sehat! Saatnya kamu beralih dari prinsip 4 sehat 5 sempurna ke gizi seimbang. Prinsip ini melengkapi prinsip yang sebelumnya, dengan tambahan pola hidup bersih dan aktivitas fisik. Yuk, tetap sehat dengan jaga asupan makanan mu!

 

Editor & Proofreader : Firda Shabrina, STp.

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *