5 Cara Atasi Sesak Napas Tanpa Tabung Oksigen

cara mengurangi sesak napas
Foto: Freepik.com

Sesak napas merupakan kondisi yang membuat kamu ngga nyaman melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Udara yang sulit masuk ke paru-paru bisa membahayakan kondisi tubuh jika terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Covid-19 juga berkaitan dengan sistem pernapasan dan banyak pengidap penyakit ini yang mengalami gejala sesak napas. Biasanya, sesak napas juga diiringi dengan kondisi batuk kering atau demam. Jika Sahabat Sehat mengalami kondisi tersebut, sebaiknya lakukan 5 cara berikut ini untuk mengatasinya.

Menggunakan kipas

Berdasarkan laporan hasil studi di tahun 2010, kipas angin bisa meniupkan udara melalui hidung dan mengurangi gejala sesak napas. Kekuatan angin yang dihirup oleh hidung membuat tubuh seolah merasakan banyak udara yang masuk ke dalamnya. Sehingga cara ini dianggap menjadi cara efektif untuk mengurangi gejala sesak napas.

Sayangnya, penggunaan kipas angin ngga direkomendasikan sebab peneliti merasa bahwa cara ini kurang efektif meski bisa membantu beberapa orang untuk lebih mudah bernapas.

Bibir mengerucut

cara mengurangi sesak napas
Foto: Freepik.com

Terdapat teknik sederhana yang bisa membantu kamu untuk bisa bernapas dengan lebih tenang dan terasa melegakan. Cara ini bisa dilakukan dengan 4 tahapan berikut:

Tahap 1: Duduk di lantai atau kursi dalam posisi yang nyaman dengan punggung lurus.
Tahap 2: Tarik napas perlahan melalui hidung selama 4 hingga 5 detik. Pegang bagian perut dan rasakan hingga bagian perut bergerak saat kamu bernapas.
Tahap 3: Kerutkan bibir dan hembuskan napas selama 4 hingga 6 detik.
Tahap 4: Ulangi hal yang sama 10 hingga 20 kali untuk kembali ke keadaan normal.

Minum kopi

Selain melakukan gerakan, mengkonsumsi kopi hitam juga bisa meringankan kondisi sesak napas. Kafein yang terkandung di dalamnya membantu mengurangi rasa sesak pada otot-otot di saluran pernapasan dan mampu meningkatkan fungsi saluran pernapasan sehingga lebih mudah menghirup udara. Tapi, juga perlu diketahui bahwa meminum kopi bisa meningkatkan detak jantung jadi ngga dianjurkan mengonsumsinya terlalu banyak.

Jahe

Selain kopi, meminum rebusan jahe juga bisa membuat kitakamu merasa lebih nyaman dalam bernapas. Jahe bisa dengan ampuh mengurangi gejala sesak napas karena infeksi yang terjadi di saluran pernapasan. Jahe ini memiliki sifat anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi peradangan di paru-paru.

Tidur dalam posisi santai

Ketika sesak napas, alangkah baiknya jika kamu coba untuk berbaring dengan posisi yang santai. Posisi ideal yaitu berbaring miring menggunakan bantal yang diletakkan di antara kaki dan kepala. Kemudian tinggikan bantal sehingga punggung tetap dalam posisi lurus.

Selain itu, kamu juga bisa berbaring terlentang dengan posisi kepala yang ditinggikan dan menekuk lutut dengan meletakkan bantal di bawah lutut. Kedua posisi ini mampu membuat tubuh merasa lebih rileks sehingga memperlancar saluran pernapasan.

Itulah 5 cara sederhana mengatasi sesak napas tanpa perlu tabung oksigen. Tapi, sebelum kondisi semakin memburuk sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

TIMESOFINDIA.COM. 2020. 5 effective home remedy for shortness of breath. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/home-remedies/5-effective-home-remedy-for-shortness-of-breath/photostory/78555937.cms
Diakses pada 16 Juli 2021 pukul 12.10.

Burgess, Lana. 2020. 7 home remedies for shortness of breath. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319175
Diakses pada 16 Juli 2021 pukul 12.20.

Cirino, Erica. 2020. 9 Home Treatments for Shortness of Breath (Dyspnea). https://www.healthline.com/health/home-treatments-for-shortness-of-breath#sleeping-in-a-relaxed-position
Diakses pada 16 Juli 2021 pukul 12.30.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.