Mengenal Kegunaan Tembakau Selain Jadi Rokok

Hallo Sahabat Sehat! Sudah tidak asing lagi dengan tembakau, bahan baku pembuatan rokok. Namun, apakah kamu tau selain dapat dijadikan rokok, tembakau dapat dimanfaatkan untuk apa? Lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut!

rokok tembakau
Foto: Freepik.com

Kandungan kimia tembakau

Tembakau mengandung berbagai senyawa kimia yaitu senyawa nitrogen (protein dan nikotin), asam amino pada protein yang terkandung dalam tembakau yang mempengaruhi rasa. Mengandung karbohidrat dalam bentuk pektin, selulose, gula dan pati). Mengandung minyak atsiri dan resin yang terkandung dalam getah daun yang berperan sebagai aroma yang keluar khas tembakau. Mengandung asam malat, asam oksalat, sitrat dan zat pewarna seperti karotin (merah), santofil (kuning) dan dalam daun tembakau segar yaitu khlorofil (hijau).

Produk lain dari tembakau

Dapat dibuat sebagai pestisida nabati karena kandungan nikotin dari tembakau dapat dijadikan sebagai racun. Nikotin termasuk kedalam racun yang dapat menyerang saraf, reaksinya sangat cepat. Zat ini banyak terkandung dalam daun tembakau. Minyak atsiri yang terkandung dalam tembakau, juga dapat digunakan sebagai campuran dalam parfum. Minyak atsiri dalam tembakau mengandung senyawa aktif seperti antioksidan antipiretik, anti inflamasi, antimikroba dan analgesik yang dapat digunakan untuk produk farmakologi.

minyak atsiri tembakau
Foto: Freepik.com

Daun tembakau juga dapat dibuat sebagai bio-oil, yang dapat bermanfaat sebagai pengganti bahan bakar fosil karena menghasilkan rendah gas emisi. Selain itu, daun tembakau yang masih segar dapat dikonsumsi seperti daun siri yang dikunyah.

Keamanan tembakau

Tembakau yang ditelah dibuat menjadi rokok sudah diketahui terdapat racun yang membahayakan. Namun, apakah tembakau yang dibuat produk lain akan sama bahayanya? Tembakau untuk dikonsumsi tetap berdampak pada kesehatan karena kandungan nikoktinnya. Juga berisiko lebih tinggi terkena kanker mulut (seperti lidah, gusi, dan pipi), kerongkongan, dan pankreas. Terkena penyakit jantung dan stroke dengan risiko tinggi, dapat membahayakan perkembangan otak remaja.

Selain itu dapat terkena masalah gigi, seperti perubahan warna gigi, penyakit gusi, kerusakan gigi, pengeroposan tulang di sekitar gigi, gigi goyang atau tanggal. Risiko lebih tinggi terjadinya kelahiran prematur dan lahir mati di kalangan pengguna hamil. Nah, karena nikotin bersifat adiktif, penggunaan produk tembakau apa pun dapat dengan cepat menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan. Namun, produk farmakologi dalam bentuk obat ataupun lainnya yang mengandung senyawa dalam tembakau bisa dikatakan aman karena telah disesuaikan dengan standar keamanan untuk dikonsumsi. 

Nah, itulah Sahabat Sehat! Ternyata, tembakau tidak hanya dapat dibuat sebagai rokok dan masih ada produk lain yang dapat dihasilkan, juga memanfaatkan senyawa yang terkandung dalam tembakau.

Referensi

Nurnasari, E., & Subiyakto, S. 2019. Diversifikasi Produk Tembakau Non Rokok. https://www.semanticscholar.org/paper/DIVERSIFIKASI-PRODUK-TEMBAKAU-NON-ROKOK-of-Tobacco-Nurnasari-Subiyakto/7233b977c43295524514bc07f7f86780394386f0. Diakses 19 Januari 2024.

Shmerling, H. 2023. Is Snuff Really Safer than Smoking?. https://www.health.harvard.edu/blog/is-snuff-really-safer-than-smoking-202304172913. Diakses 17 Januari 2024.

Tirtosastro, S., & Murdiyati, A. S. 2010. Kandungan Kimia Tembakau dan Rokok. https://www.neliti.com/id/publications/53962/kandungan-kimia-tembakau-dan-rokok Diakses 17 Januari 2024.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.