Ancaman Narkolema di Kalangan Remaja

Hai, Sahabat Sehat! Teknologi terus berkembang pesat dan akses menuju konten yang berkaitan dengan pornografi semakin mudah dijangkau. Masa remaja merupakan saat ketika rasa ingin tahu dan mencoba hal baru sangat tinggi. Ngga jarang perkembangan teknologi justru dimanfaatkan untuk mengakses hal yang kurang sepantasnya. Tanpa disadari ancanaman narkolema semakin kuat terhadap masa depan remaja. Lalu, apa itu narkolema dan dampaknya?

ancaman narkolema pada remaja
Foto: Freepik.com

Apa itu narkolema?

Kamu mungkin masih asing dengan istilah narkolema, meskipun hal ini sangat dengan kehidupan sehari-hari. Narkolema merupakan narkoba lewat mata, biasanya dalam bentuk pornografi yang dapat merusak otak lebih berat dibandingkan pengguna narkoba. Narkolema merusak lima bagian otak sekaligus sedangkan narkoba hanya tiga bagian otak penggunanya. Menurut KPAI 90% anak terpapar pornografi internet sejak usia 11 tahun. Pada penelitian yang dilakuakn pada 395 remaja SMP diketahui bahwa 83,3% telah terpapar pornografi dan 79,5% diantaranya telah mengalami efek paparan seperti kecanduan.

Faktor kecanduan narkolema

Banyak faktor yang bisa menyebabkan seserang mengalami narkolema mulai dari adanya kekuranagn kontrol diri pada remaja. Seseorang dengan kontrol yang baik dapat mengendalikan diri dari keinginan sesaat, serta mampu berpikir secara logis. Ditambah dengan adanya keimanan pada Tuhan, maka akan lebih mudah bagi seseorang untuk menghindarkan diri dari narkolema.

Beberapa faktor seperti sikap setiap individu dan pengawasan orang tua yang kurang sering dikaitkan dengan hal ini. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan menujukkan bahawa lemahnya pengawasan orang tua pada anak bisa mempercepat dan mempermudah anak mengakses pornografi.

ancaman narkolema pada remaja
Foto: Freepik.com

Dampak buruk narkolema

Narkolema memiliki sejuta pengaruh buruk terhadap kesehatan mental mapun fisik. Kencanduan pornografi bisa memberikan pengaruh terhadap kegagalan adaptasi, serta merusak fungsi otak dan struktur otak. Pola kerusakan yang terjadi menyerupai gejala fisiologi seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan narkoba.

Selain itu, secara medis dampak narkolema sangat beragam mulai dari penyebaran penyakit seksual seperti HIV-AIDS dan adanya kemungkinan penyimpangan seksual. Bahkan pakar bedah saraf menyatakan bahwa pornografi menyebabkan seseorang kacanduan. Jika dilakukan terus-menerus, akan terjadi kerusakan pada otak bagian depan atau pre frontal cortex. Bagian otak ini memiliki fungsi sebagai pengatur emosi, megorganisasi dan merencanakan sesuatu.

Gejala kerusakan otak akibat narkolema

Gejala yang sering timbul karena kerusakan otak akibat narkolema, yaitu adanya gangguan konsentrasi, sulit membedakan antara benar dan salah, dan lebih sulit mengambil keputusan. Beberapa orang bahkan bisa mengalami penyimpangan seksual dan adanya anggapan pernikahan bukanlah hal penting karena melihat seseorang sebagai subjek seksual.

Pemberian edukasi terkait pendidikan seksual pada anak bisa menjadi perhatian orang tua. Pembelajaran ini bisa dilakukan secara beratahap sesuai perkembanagn anak. Selain itu, melakukan pengawasan ketat dapat mencegah anak terpapar narkolema. Semoga informasi ini bermanfaat, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Faktor-Faktor Determinasi Narkolema Pada Remaja. https://www.akperinsada.ac.id/e-jurnal/index.php/insada/article/view/174. Diakses pada tanggal 20 November 2021

Pemberdayaan Remaja Melalui Peer Educators dalam Pencegahan NARKOLEMA (Narkoba Lewat Mata). https://journals.umkt.ac.id/index.php/pesut/article/view/236. Diakses pada tanggal 20 November 2021

Penyuluhan Tentang Narkolema Pada Remaja di Kelurahan Wonorejo Kabupaten Karanganyar. https://jurnal.uns.ac.id/placentum/article/view/52692. Diakses pada tanggal 20 November 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.