Apa yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memiliki Anak?

Halo Teman Sehat! Punya banyak anak katanya murah rezeki, meski ada yang memilih dua anak saja cukup. Keputusan untuk memiliki anak memang sepenuhnya ada di tangan pasangan suami-istri (pasutri). Tapi, ngga boleh sembarangan juga dalam mematok jumlah anak yang diinginkan. Semakin banyak anak, semakin banyak tanggung jawab yang harus dipikul. Sehingga banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang sebelum memiliki anak.

Kompromi suami dan istri

Masing-masing pihak tentu memiliki jumlah anak impiannya masing-masing. Mungkin kamu dari dulu bermimpi untuk punya banyak anak, namun pasangan hanya mau punya satu atau maksimal dua. Membicarakan jumlah anak yang diinginkan sebenarnya perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk menikah. Pasalnya, perbedaan prinsip dalam memiliki anak ngga jarang menimbulkan perselisihan di antara pasutri. So, harus diomongin dari hati ke hati dulu ya!

Usia dan kesehatan suami

Jika usia reproduktif wanita memiliki “masa kadaluwarsa” yang ditandai dengan menopause, maka tidak dengan pria. Pria masih bisa terus memproduksi sel sperma sehat bahkan di usia senja sekalipun, asalkan terus menjaga gaya hidup yang sehat. Oleh sebab itu, pertimbangkan pula usia dan kondisi kesehatan suami saat memutuskan untuk memiliki anak.

Usia dan kesehatan istri

Kemampuan perempuan dalam bereproduksi terbatas. Itu sebabnya, usia dan kondisi kesehatan istri berpengaruh besar terhadap keputusan jumlah anak yang ingin dimiliki. Hamil di usia yang terlalu tua atau terlalu muda memiliki risikonya masing-masing terhadap kesehatan ibu dan janin. Wanita yang hamil dan melahirkan hingga lebih dari lima kali juga berisiko terhadap kesehatan. Perhatikan pula jarak usia antar anak karena jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh sama-sama berisiko.

Situasi keuangan rumah tangga

Selain faktor kesehatan, ada juga faktor penting lain yang harus dipertimbangkan, yaitu kondisi ekonomi keluarga. Nyatanya, kondisi keuangan keluarga ikut memainkan peran penting dalam menentukan seberapa banyak anak yang ingin kamu berdua miliki. Walaupun uang bukanlah segalanya, tetapi perlu memiliki keuangan yang stabil untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan anak ke depannya. Jaminan kestabilan keuangan keluarga adalah salah satu bentuk tanggung jawab orangtua terhadap anak.

Kondisi emosional dalam hubungan pernikahan

Selain persiapan secara fisik, kondisi emosional juga perlu dipersiapkan. Kehadiran anak memang akan mewarnai kehidupan rumah tangga, tetapi juga memberikan tambahan tanggung jawab.

Keputusan ada di tangan kamu dan pasangan

Pada akhirnya, memilih untuk punya anak banyak atau beberapa saja kembali pada keputusan yang dibuat berdua. Teman Sehat harus benar-benar siap lahir batin untuk segala kemungkinan saat punya anak banyak ataupun sedikit. Diskusikan pula pola asuh seperti apa yang akan diterapkan pada anak, agarkelak mereka tumbuh dengan baik, sehat, dan sesuai harapan.

Nah, itu lah beberapa hal yang perlu Teman Sehat pertimbangkan dalam memiliki anak. Berapapun jumlah anak yang diinginkan, membesarkan anak perlu kesiapan yang benar-benar matang supaya dapat membangun generasi yang baik.

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *