Sahabat Sehat udah ngga asing lagi dengan yang namanya rokok. Terbuat dari tembakau kering yang dibungkus dengan kertas membentuk batang supaya bisa dihisap. Dikala dingin menyerang rokok menjadi teman minum kopi.
Bahaya merokok sudah dijelaskan dalam kemasan rokok tersebut, tetapi himbaun itu seakan diabaikan, padahal himbauan itu ngga hanya buat diri sendiri aja tapi juga orang lain yang ngga merokok. Lebih jelasnya, yuk simak mengenai bahaya perokok aktif dan perokok pasif di bawah ini!

Kandungan rokok
Kandungan rokok terdiri dari beberapa toksik (racun), seperti benzopyrene dan karbon monoksida yang banyak kandungannya pada asap rokok dan terdiri dari 4000 bahan kimia. Kata nikotin juga udah ngga asing ya Sahabat Sehat? Nikotin inilah yang dapat membuat ketagihan.
Dalam rokok juga terkandung resin atau minyak atsiri yang dapat mempengaruhi aroma rokok. Asam organik seperti asam sitrat, asam malat dan asam oksalat, yang dapat memberikan efek kesegaran. Nitrosamine dan B-naphthylamine yang dapat menyebab kanker. Kandungan dalam tembakau rokok juga mengandung gula 0-22%, selulosa (serat pangan) 7-16%, trigliserida 1%, protein 3,5-20%, pati 2-7%, Ca dan K 9-25 %, dan lain-lain.
Bahaya merokok
Bahaya dari rokok secara umum, yaitu dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, menurunkan kekebalan tubuh, kanker paru-paru, jantung. Bahaya ini bisa dialami oleh perokok aktif maupun pasif. Berikut penjelasan singkatnya.

Perokok aktif
Perokok aktif adalah seseorang yang dengan sengaja menghisap batang rokok secara langsung menghirup asap rokok yang mereka hembuskan dari mulut mereka. Gangguan kesehatan yang dapat dialami perokok aktif adalah kanker mulut, ganguan paru-paru (bronkitis kronis, emfisema, hingga kanker paru (sering dan umum dialami), ganguan lambung, kanker kulit (terjadinya penuaan dini, psoriasis yang disebabkan autuimun), dan tingkat keseburan. Bahkan, pada perempuan yang sedang hamil dapat berisiko mengalami keguguran.
Perokok pasif
Perokok pasif adalah seseorang yang ngga langsung mengisap batang rokoknya tetapi hanya menghisap asap rokok yang dikeluarkan oleh perokok aktif. Paparan asap rokok minimal tiga tahun pada perokok pasif dapat menyebabkan disfungsiendotel atau kurangnya berfungsi sel endotel yang terletak pada intima pembuluh darah.
Gangguan kesehatan lainnya juga dapat terjadi pada perokok pasif yang ngga terlalu berbeda dengan ganguan perokok aktif, seperti kanker paru-paru, serangan jantung, bronchitis akut maupun kronis, emfisema, flu dan alergi.
Sahabat Sehat, perokok aktif dan pasif sama-sama berdampak buruk pada kesehatan terutama kesehatan paru-paru. Ayo, sayangi kesehatan kamu terutama kesehatan paru. Merokok juga ngga hanya berdampak pada kesehatan tubuh tapi juga untuk kebersihan udara. Jangan lupa share juga informasi ini ke teman-temanmu.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

kan kalo roko udah jelas ada banyak nikotin nya apakah vape lebih berbahaya atau tidak di bandingkan roko?
https://linisehat.com/fakta-dibalik-harum-dan-candu-vape/, mungkin kakak bisa membaca artikel ini
Menurut saya, Orang yang merokok bisa memperpendek umur. roko juga tidak sehat karena rokok dapat membuat paru-paru nya menjadi hitam! Selain itu, ia dapat terjangkit berbagai penyakit
baik kak, terimakasih sudah menambahkan bahaya dari merokok