Bisa ngga ya, Zat Gizi ini Menurunkan Kolesterol?

Teman Sehat pasti cukup sering mendengar kata kolesterol, bukan? Seringkali zat ini dikaitkan dengan sesuatu yang ‘jahat’ dan berbahaya bagi tubuh. Faktanya, zat ini dibutuhkan oleh tubuh, tapi dalam jumlah yang tepat, yaitu sekitar 200 miligram per desiliter (mg/dL) darah.

Kamu ngga perlu takut berlebihan dengan zat ini, karena ada tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi jumlahnya. Salah satunya mengonsumsi beberapa jenis zat gizi yang bisa menurunkan jumlah kolesterol. Penasaran apa aja makanan tersebut? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apakah kolesterol ‘jahat’?

Ternyata kolesterol baik, loh buat tubuh kamu! Zat ini penting bagi tubuh karena berperan sebagai bahan pembentuk asam empedu, asam folat, dan beberapa hormon lainnya seperti hormon estrogen dan progesteron.

Jika zat ini jumlahnya melebihi 200 mg/dL di dalam darah, maka bisa menyebabkan terbentuknya endapan pada dinding pembuluh darah sehingga terjadilah penyempitan pembuluh darah. Apabila terjadi pada pembuluh darah jantung, maka bisa akan berisiko terkena penyakit jantung koroner, loh!

Serat pangan terlarut bisa membantu, loh!

Serat pangan terlarut atau soluble fiber, ternyata bisa membantu kamu menurunkan kolesterol, loh! Dalam pencernaan, zat gizi ini bisa mengikat kolesterol yang ada bersama makanan yang kamu konsumsi. Zat gizi ini ngga bisa diserap oleh tubuh, tapi akan  dibuang bersamaan dengan feses, sehingga kolesterol yang sebelumnya telah terikat ikut terbuang.

National Lipid Association (NLA) menyarankan setidaknya konsumsi soluble fiber 5 – 10 gram per hari untuk membantu menurunkan total kolesterol dalam darah. Kamu bisa mulai menambahkan bahan pangan yang mengandung soluble fiber ke dalam menu harian, seperti sayur-sayuran dan kacang-kacangan atau mengganti menu sarapan dengan oatmeal yang dicampur dengan buah.

Fitosterol, kembaran kolesterol?

Teman Sehat pernah mendengar kata fitosterol? Yap, zat gizi ini berasal dari tumbuhan dan punya kemampuan mengurangi total kolesterol dalam darah. Struktur fitosterol yang mirip dengan kolesterol membuat kedua zat ini saling berkompetisi agar bisa diserap oleh tubuh. Akibatnya, penyerapan kolesterol terganggu dan jumlah total kolesterol dalam darah menurun.

Fitosterol bisa kamu jumpai pada bahan pangan yang berasal dari tumbuhan, seperti minyak sayur, kacang-kacangan (almond, pistasi, pikan, dan jenis kacang lainnya), buah dan sayur. Menambahkan sayur dalam menu harian atau rutin memakan buah bisa membantu kamu meningkatkan kandungan fitosterol dalam tubuh.

Badan administrasi makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) menganjurkan konsumsi fitosterol sebanyak 1,3 gram per hari untuk mengurangi risiko penyakit jantung karena kolesterol berlebih dalam darah.

Nah, sekarang kamu jadi tahu lebih banyak tentang kolesterol, kan? Jangan lupa juga untuk bijak dalam memilih makanan ya, Teman Sehat! Selamat melanjutkan aktivitas.

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *