Hari Kusta Sedunia 2023: Bertindak Sekarang, Akhiri Kusta

Sahabat Sehat, tahukah kamu 29 Januari 2023 dirayakan sebagai Hari Kusta Sedunia? Yup, Hari Kusta Sedunia selalu dirayakan pada setiap hari Minggu terakhir di bulan Januari, yang mana tahun ini dirayakan pada 29 Januari 2023.

Tujuannya adalah untuk merayakan orang yang pernah mengidap kusta, meningkatkan kesadaran akan penyakit kusta, dan menyebarkan seruan untuk mengakhiri stigma dan diskriminasi terkait kusta. Sebelum membahas lebih lanjut, mari mengenal penyakit ini lebih dalam. Check it out!

hari kusta sedunia
Foto: Pixabay.com

Apa itu kusta?

Menurut Kementerian Kesehatan, kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut menyerang kulit, jaringan saraf perifer, mata, dan selaput yang melapisi bagian dalam hidung. Penyakit kusta sudah ada sejak 4.000 tahun yang lalu dan menjadikan penyakit kusta sebagai salah satu penyakit tertua di seluruh dunia, loh. Nah, penyakit kusta terdiri dari dua jenis penyakit, antara lain.

Kusta Kering (PB/Pausi Basiler)

Gejala yang dialami pengidap kusta kering antara lain bercak mati rasa (1-5 titik) dan kerusakan 1 syaraf tepi. Pemeriksaan laboratorium pada pengidap kusta kering tidak dapat menemukan penyebabnya. 

Kusta Basah (MB/Multi Basiler)

Sementara itu kusta basah dapat menimbulkan gejala adanya bercak mati rasa (1-5 titik), kerusakan syaraf tepi lebih dari satu. Berbeda dari kurta kering, bakteri kusta pada kondisi ini bisa ditemukan pada pemeriksaan laboratorium.

Lalu, berbahayakah penyakit kusta?

Bagi para pengidapnya, kondisi kusta segera ditangani dapat menimbulkan gejala lanjutan. Gejala lanjutan yang muncul antara lain, kelopak mata yang tidak bisa menutup secara sempurna, mati rasa pada tangan dan kaki yang menyebabkan kaku pada jari. Bahkan dapat menyebabkan pemendekan jari sampai terputus atau dalam kata lain dapat menyebabkan cacat permanen. Jadi segera lakukan deteksi dini apabila merasakan gejala seperti di atas ya, Sahabat Sehat!

Bagi orang di sekitar pengidap kusta, penyakit kusta tergolong sebagai penyakit yang dapat menular. Pengidap kusta yang tidak berobat dapat menularkan penyakitnya melalui kontak udara maupun kulit terbuka. Penularan tersebut tergolong sangat jarang. Tapi, jangan sampai fakta ini membuat lengah, karena mencegah lebih baik daripada mengobati!

peringatan hari lepra sedunia
Foto: Unsplash.com

Apakah pengidap kusta dapat sembuh?

Penyakit kusta dapat disembuhkan dengan kombinasi antibiotik yang dikenal dengan Multi Drug Therapy (MDT). Pengobatan ini secara inklusif tersedia di fasilitas kesehatan di seluruh dunia secara gratis. 

Penyakit Kusta di Indonesia

Di Indonesia sendiri masih terdapat 6 provinsi yang belum bebas kusta antara lain, Papua Barat, Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Gorontalo dan 101 kabupaten/kota lainnya. Sesuai tema Hari Kusta Sedunia 2023 yang menyerukan untuk bertindak sekarang untuk mengakhiri kusta, maka diperlukan tindakan segera untuk mempercepat penanganan, karena kusta dapat dicegah dan disembuhkan. Setiap lapisan masyarakat perlu berperan dan berkomitmen untuk mengeliminasi kusta, seperti memberantas stigma dan diskriminasi yang merugikan pengidap kusta dan keluarganya.  

Selamat Hari Kusta Sedunia! Mari berantas stigma dan perluas jangkauan pengobatan kusta, menuju eliminasi kusta di seluruh Indonesia!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Kementerian Kesehatan. (2022). Menuju Eliminasi 2024, Kemenkes Ajak Masyarakat Hapus Stigma Dan Diskriminasi Kusta. [online]

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). INGAT, PENYAKIT KUSTA DAPAT DISEMBUHKAN!. [online]

World Health Organization. (2023). World Leprosy Day 2023. [online]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.