Isolat Protein Soya, Susu Nabati Pengganti Susu Sapi

Teman Sehat, susu formula merupakan pendamping ASI yang dirancang khusus untuk memenuhi zat gizi bayi di atas 6 bulan. Pada umumnya, susu formula yang beredar di masyarakat diolah dari susu sapi. Akan tetapi, ternyata ngga semua anak bisa mengonsumsi susu olahan sapi.

Hal ini disebabkan karena terdapat anak yang memiliki gangguan kesehatan, seperti alergi susu sapi, intoleransi laktosa, sindrom radang usus, dll. Susu berbahan dasar nabati bisa menjadi solusi alternatif agar anak dapat menikmati susu protein tinggi. Salah satu jenis yang paling terkenal yaitu isolat protein soya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Pengertian

Kedelai, Kacang, Makanan, Biji Bijian, Biji, Sehat

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), isolat protein soya adalah formula alternatif yang diberikan untuk anak yang mengalami alergi susu sapi ringan-sedang. Selain itu, isolat protein soya juga bisa dikonsumsi anak yang mengalami intoleransi laktosa.

Apa bedanya dengan susu kedelai? 

Susu kedelai menggunakan semua bagian kedelai sehingga kandungan gizinya lengkap, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan serat terkandung di dalam susu kedelai. Akan tetapi, kandungan gizi yang ada di dalam susu kedelai ngga disesuaikan untuk kebutuhan usia tertentu, sehingga dapat dikonsumsi oleh segala usia.

clear drinking glass with brown liquid

Sedangkan, isolat protein soya adalah hasil pengolahan kedelai yang dikhususkan diambil protein kedelainya. Pengolahan dilakukan dengan cara memisahkan protein kedelai dari kandungan zat gizi lainnya, sehingga 95% hasil pengolahan merupakan protein.

Pada minuman isolat protein soya terdapat zat gizi tambahan seperti karbohidrat, minyak nabati, asam lemak (omega 3, omega 6, DHA, AA), vitamin, mineral, asam amino esensial, dan zat gizi lainnya. Sehingga, kandungan zat gizi yang terdapat pada isolat protein soya disesuaikan dengan usia dan tumbuh kembang anak.

Perbedaan tumbuh kembang anak

baby under purple blanket

Menurut penelitian, ngga ada perbedaan antara panjang badan dan berat badan anak yang mengonsumsi isolat protein soya dan susu sapi pada tahun pertama. Pemenuhan zat gizi lainnya melalui makanan sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang tetap diperlukan. Jika anak ngga mengalami gangguan kesehatan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya anak tetap dianjurkan mengonsumsi susu formula berbahan dasar susu sapi seperti biasanya.

Teman Sehat, itulah informasi tentang isolat protein soya. Sebelum mengonsumsi isolat protein soya, sebaiknya kamu perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Perlu digarisbawahi, bayi di usia 6 bulan tidak dianjurkan mengonsumsi selain ASI, ya. Share informasi bermanfaat ini ke orang-orang sekitar kamu!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *