Ketahui Bahaya Tidur Tengkurap untuk Kesehatan!

Halo Teman Sehat! Tidur merupakan salah satu aktivitas untuk mengistirahatkan anggota tubuh dari berbagai aktivitas yang dilakukan seharian. Saat tidur, posisi dapat berubah-ubah, salah satunya adalah posisi tengkurap. Berbagai penelitian menyebutkan kalau posisi ini ternyata dapat berbahaya untuk kesehatan. Kenapa bisa seperti itu?

Sumber: pexels.com

Kita menghabiskan hampir 40% hidup untuk berbaring di atas tempat tidur sehingga posisi tidur merupakan salah satu unsur yang paling penting untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Posisi tidur yang baik dapat mencegah berbagai penyakit. Nah, gimana kalau posisi tidur Teman Sehat lebih sering tengkurap? Ada beberapa bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari posisi ini.

1. Mengalami nyeri pada tulang belakang

Seseorang yang sering tidur dengan posisi tengkurap biasanya mengalami permasalahan seperti nyeri pada tulang belakang. Posisi tidur ini membuat punggung dan tulang belakang tegang. Hal ini dikarenakan sebagian besar berat tubuh berada di tengah-tengah tubuh kita. Stres pada tulang belakang bisa meningkatkan stress pada bagian tubuh yang lain. Tekanan pada tulang belakang tersebut bisa menyebabkan rasa sakit dimanapun sehingga tubuh akan mengalami kesemutan dan mati rasa. Semakin banyak rasa sakit yang dialami, maka akan lebih mudah untuk terbangun di malam hari dan merasa kurang istirahat saat di siang hari.

2. Nyeri pada leher

Apabila Teman Sehat suka tidur dengan posisi tengkurap maka posisi kepala umunya menoleh ke samping agar dapat bernapas dengan baik. Hal tersebut membuat tulang leher dan tulang belakang menjadi ngga sejajar dan apabila tekanan kuat akan membuat leher menjadi tegang dan menyebabkan rasa nyeri.

3. Perut ngga nyaman

Sumber: pexel.com

Tidur dengan posisi tengkurap dapat menyebabkan perut tertekan dan terbebani sehingga menyebabkan perut terasa tidak nyaman. Selain itu, posisi tidur ini bisa memberi tekanan pada organ dalam seperti jantung dan paru-paru.

4. Mengganggu jalannya pernapasan

Otot pernapasan bisa terpengaruh dengan sehingga dapat mengalami masalah pernapasan selama tidur. Selain itu, pergerakan tulang rusuk dan diafragma akan terganggu apabila tidur dengan posisi ini.

Bagaimana tidur dengan posisi tengkurap yang naik?

Jika Teman Sehat sudah terbiasa dan nyaman dengan posisi tidur seperti ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kualitas tidur tetap terjaga dan memiliki dampak negatif yang sedikit bagi tubuh.

  • Gunakan bantal tipis atau tidak menggunakan bantal sama sekali. Bantal dengan permukaan yang rata akan membuat sudut kepala dan leher semakin rendah.
  • Letakkan bantal di bawah panggul untuk menjaga tulang belakang dalam posisi lurus dan mengurangi tekanan berlebihan pada tulang belakang.
  • Melakukan peregangan di pagi hari yang dapat membantu tubuh untuk kembali dalam posisi yang sejajar. Lakukan gerakan yang lembut saat melakukan peregangan.

Nah, ternyata posisi tidur memiliki dampak yang signifikan bagi kesehatan. Oleh karena itu, Teman Sehat perlu memerhatikan posisi tidur yang benar untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik dan menghindari kemungkinan penyakit yang akan ditimbulkan dari kesalahan posisi tidur. Stay healthy, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.