Lakukan ini saat Si Kecil Cegukan!

Halo, Teman Sehat! Pernah ngga kamu melihat bayi yang tiba-tiba cegukan? Khawatir, panik, bingung, dan pasti merasa kasihan melihatnya. Kejadian ini tentu saja menimbulkan rasa ngga nyaman bagi si kecil. Tapi ternyata, kejadiannya pada bayi ngga boleh dianggap remeh, loh! Mau tahu apa penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Apa itu cegukan?

Cegukan (hiccups) atau dalam dunia medis  dikenal sebagai singultus, merupakan kontraksi yang terjadi pada otot diafragma (penyekat rongga dada dan perut) secara tiba-tiba. Kontraksi ini menyebabkan udara masuk ke paru-paru melewati ruang antara pita suara sehingga menimbulkan bunyi khas seperti ‘hik’ sebanyak 4-60 kali per menit.

Penyebabnya pada bayi

Fungsi saraf bayi yang belum sempurna, bisa menyebabkan seringnya cegukan. Hal ini menyebabkan si kecil rentan mengalami kontraksi mendadak pada otot diafragma karena adanya udara yang ada di lambung. Dampaknya, perut meregang dan menimbulkan rasa ngga nyaman. Lalu, bagaimana udara bisa sampai lambung?

Mulut bayi yang ngga tertutup rapat saat menerima ASI akan memberikan akses udara untuk masuk. Penggunaan botol dot susu juga menjadi salah satu pemicu masuknya udara ke lambung dan adanya udara yang ikut terhisap. Selain itu, bayi yang terlalu cepat saat menyusu juga bisa menyebabkan cegukan.

Cara mengatasinya

  • Bantu bayi bersendawa

Kamu bisa menelungkupkan si kecil dan mengelus punggungnya ke arah kepala untuk membantunya. Bayi yang sedang menyusu, bisa terus disusui hingga cegukan hilang. Pastikan mulut bayi tertutup untuk menghindari masuknya udara ke lambung.

  • Perhatikan posisi menyusui

Kamu bisa coba mengubah posisi menyusui, jika si kecil cegukan. Posisi menyusui yang benar adalah lengan bunda dan sang buah hati berada dalam garis lurus. Tepatkanlah bayi di pangkuan saat menyusui untuk menghindari terkumpulnya udara berlebih di dalam lambung.

  • Sesuaikan asupan saat MPASI

Bayi yang sudah mendapat MPASI (Makanan Pendamping ASI), bisa kamu berikan asupan makanan sedikit demi sedikit dengan tingkat kelunakan sesuai usia si kecil. Selain itu, pemberian makanan yang terlalu banyak, juga salah satu faktor penyebab cegukan, loh!

  • Hindari mengejutkan bayi

Kebiasaan mengejutkan si kecil untuk menghilangkan cegukan, ternyata kurang cocok dilakukan pada bayi. Jika dilakukan, maka si kecil bisa berisiko trauma dan sensitif terhadap suara, sehingga mudah terkejut.

Cara pencegahan

Cegukan pada bayi, sebenarnya memicu perkembangan otak anak, loh! Saat kejadian ini terjadi, otak akan mengeluarkan gelombang sebagai sinyal yang bermanfaat bagi si kecil untuk belajar mengatur pernafasannya. Jika kamu masih khawatir, yuk lakukan beberapa hal ini:

  1. Pastikan posisi saat pemberian ASI eksklusif
  2. Memilih botol dot dengan lubang kecil
  3. Hindari memberi makan dan minum terlalu cepat
  4. Hindari mengajak bercanda bayi setelah minum susu
  5. Memberi jeda waktu setelah menyusu

Bayi yang mengalami kejadian ini, nyatanya merupakan hal yang normal, Teman Sehat! Cegukan yang dialaminya saat pemberian ASI eksklusif biasanya lebih rutin. Cermati kejadian ini, ya. Jika terlalu lama dan ngga kunjung berhenti, segeralah konsultasi ke dokter untuk mencegah hal yang ngga diinginkan. So, jangan lupa share, like dan komen artikel ini jika bermanfaat, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *