Lebih Bagus Mana Teh Hijau, Hitam, atau Oolong?

Hai Teman Sehat, teh merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia. Bahkan ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan rutin mengonsumsi teh di waktu tertentu. Teh seringkali dibagi menjadi 3 jenis yaitu teh hijau, hitam, dan oolong. Jenis yang paling sering diproduksi dan dikonsumsi yaitu yang teh hitam sebesar 78%, teh hijau 20%, dan teh oolong yang hanya 2%. Kira-kira mana yang lebih baik? Let’s check it out!

Perbedaan teh

Tea picker woman's asian  hands - close up,pretty tea-picking girl in plantation. Free Photo
sumber: freepik.com

Teh hijau merupakan jenis teh yang diperoleh tanpa melalui proses fermentasi, yaitu dengan cara mengaktifkan enzim fenolace yang ada pada pucuk daun teh segar. Teh oolong merupakan jenis pertengahan yang berada diantara teh hijau dan hitam. Teh oolong diperoleh melalui proses semifermentasi dimana pemanasan dilakukan setelah proses penggulungan daun untuk menghentikan fermentasi. Sedangkan teh hitam merupakan jenis yang diperoleh melalui proses fermentasi.

Antioksidan paling tinggi

Antioksidan merupakan senyawa yang banyak terdapat di dalam teh. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa antioksidan pada teh bisa membantu  mencegah terjadinya suatu penyakit. Selain itu, antioksidan juga berperan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Hasil penelitian membuktikan bahwa pada teh hijau, hitam, dan oolong yang telah diseduh air suhu 60˚C selama 5 menit memiliki kadar antioksidan yang berbeda-beda. Kadar total fenolik (1,9024 mgGAE/g) tertinggi terdapat pada teh oolong, kadar flavonoid (0,1991 mgQE/g) tertinggi pada teh hijau, dan aktifitas antioksidan (88,15%) tertinggi yaitu pada teh hitam.

Paling efektif sebagai antidiabetis

Salah satu manfaat teh yang paling sering diteliti yaitu potensinya sebagai antidiabetes. Teh terbukti mampu membantu mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes. Kandungan flavonoid, polifenol, katekin, dan theaflavin yang tinggi pada teh bisa mencegah terjadinya hiperglikemia.

Cup of tea and chill. woman lying on couch, holding legs on coffee table, drinking hot coffee and enjoying morning, being in dreamy and relaxed mood. girl in oversized shirt takes break at home Free Photo
sumber: freepik.com

Cara mencegah hiperglikemia yaitu dengan meningkatkan aktivitas insulin dan mencegah terjadinya kerusakan sel beta pankreas.  Penelitian menujukkan bahwa teh hijau memiliki polifenol paling besar diantara ketiga jenis teh, serta dapat menurunkan kadar gula darah lebih besar jika dibandingkan dengan teh hitam maupun oolong.

Teh memiliki potensi yang baik untuk kesehatan, namun mengonsumsi secara berlebihan juga ngga semata-mata mampu melipatgandakan manfatanya. Oleh karena itu, konsumsi dengan kadar secukupnya. Bagi penderita anemia, lebih baik hindari konsumsi teh bersamaan dengan makanan tinggi zat besi karena kandungan tanin dapat menghambat penyerapannya. Semoga sehat selalu, Teman Sehat! Jangan lupa bagikan informasi ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Referensi

Komparasi Sifat Antioksidatif Seduhan Teh Hijau, Teh Hitam, Teh Oolong, dan Teh Putih Produksi PT Perkebunan Nusantara IX. http://journals.usm.ac.id/index.php/jtphp/article/view/2379. Diakses 4 Juni 2021

Sifat Antioksidatif Ekstrak Teh (Camellia sinesi Linn.) Jenis Teh Hijau, Teh Hitam, Teh Oolong, dan Teh Putih dengan Pengeringan Beku. http://journals.usm.ac.id/index.php/jtphp/article/view/2372. Diakses 4 Juni 2021

Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Teh Hitam, Teh Oolong, dan Teh Hijau secara In Vivo. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/72998. Diakses 4 Juni 2021

Skrining Fitokimia dan Uji Aktivtas Antioksidan Ekstrak Teh Hijau, Teh Hitam, dan Teh Oolong (Camelia sinensis) secara In Vitro dengan Metode DPPH. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82553. Diakses 4 Juni 2021

Politeknik Kesehatan Bandng. http://repo.poltekkesbandung.ac.id/924/7/BAB%20I.pdf. Diakses 4 Juni 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.