Long Covid: Efek Panjang Meski Telah Dinyatakan Negatif

Sahabat Sehat, mekipun telah dinyatakan negatif, penderita Covid-19 berisiko mengalami tanda dan gejala sakit tertentu selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan atau disebut juga long Covid. Bahkan ada kemungkinan penderita ngga akan bisa sembuh total, loh. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Mengapa bisa terjadi?

Secara resmi, WHO (World Health Organization) telah mengumumkan adanya kemungkinan long Covid. Biasanya, kondisi ini juga dikenal dengan istilah post Covid, long-haul Covid, post-acute Covid, efek Covid jangka panjang, atau Covid kronis. Menurut The Public Library of Science ONE (PLUS ONE), gejala long Covid disebabkan karena auto-antibodi yang terus menerus diproduksi oleh tubuh selama berminggu-minggu sehingga menyebabkan peradangan sel.

Foto stok gratis alat pelindung diri, aman, bahaya
Sumber: Pexels.com

Kemungkinan lain yaitu masih adanya virus penyebab Covid bersifat persisten yang tersisa dalam tubuh atau bisa juga bukan virus secara utuh melainkan hanya bagian tertentunya saja sehingga jika diuji pun hasilnya akan negatif.

Meskipun demikian, Dr. Albert Shaw, spesialis penyakit menular Yale Medicine mengatakan bahwa kasus ini masih termasuk baru sehingga ada banyak kemungkinan penyebabnya.

Studi terbaru menyatakan bahwa sebanyak 76% penderita yang masuk rumah sakit akibat Covid-19 mengalami gejala long Covid hingga 6 bulan kemudian, meskipun sebelumnya penderita sudah divaksin. Penderitanya pun mencakup segala usia dengan tingkat keparahan Covid ringan, sedang, atau parah.

Tanda dan gejala

Sahabat Sehat, tanda dan gejala long Covid bisa terjadi selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Lamanya waktu long Covid ngga bisa diprediksi. Tanda dan gejala long Covid menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), yakni sulit bernapas atau napas pendek, kelelahan, susah konsentrasi atau brain fog, batuk, nyeri dada atau perut, sakit kepala, jantung berdebar, nyeri otot atau sendi, dan rasa tertusuk jarum. Ada pula yang mengalami diare, gangguan tidur, demam, pusing saat berdiri, ruam, mood yang berubah-ubah, perubahan indra penciuman dan perasa, serta perubahan siklus menstruasi.

Ngga semua tanda dan gejala tersebut dirasakan pederita long Covid, mungkin hanya beberapa diantaranya saja. Secara umum, penderita paling banyak mengalami kelelahan dan nyeri otot. Beberapa orang juga mengalami tanda dan gejala yang memburuk setelah melakukan aktivitas fisik atau mental.

Pencegahan dan cara mengatasi

Cara yang paling tepat untuk mencegah long Covid yaitu dengan mencegah infeksi Covid-19 itu sendiri. Saat ini pemerintah telah menggalakkan vaksin bagi seluruh masyarakat Indonesia sehingga akan mengurangi risiko terpapar Covid-19. Sementara pencegahan lainnya yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Foto stok gratis berbohong, berdusta, coronavirus
Sumber: Pexels.com

Anak-anak di bawah umur yang belum mampu melakukan vaksinasi, bisa menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Sementara cara mengatasi long Covid yaitu dengan pengobatan medis sesuai dengan gejala yang diderita.

Nah, itu dia berbagai informasi mengenai kondisi long Covid yang bisa terjadi bahkan ketika kamu telah dinyatakan negatif dari Covid-19. Meskipun angka Covid-19 telah menurun, bukan berarti kamu mengabaikan kesehatan dan protokol kesehatan ya, Sahabat Sehat! Jangan lupa bagikan informasi ini ke orang-orang sekitar kamu!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

WHO. 2021. A clinical case definition of post COVID-19 condition by a Delphi consensus. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/345824/WHO-2019-nCoV-Post-COVID-19-condition-Clinical-case-definition-2021.1-eng.pdf

CDC. 2021. Post-COVID Conditions. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/long-term-effects/index.html

Healthline. 2021. Over 75% of People Hospitalized With COVID-19 Had Symptoms 6 Month Later https://www.healthline.com/health-news/over-75-percent-of-people-hospitalized-with-covid-19-have-symptoms-months-later#Long-term-symptoms-are-common

Healthline. 2021. Why We May Be Missing Cases of Long COVID-19 in Vaccinated People https://www.healthline.com/health-news/why-we-may-be-missing-cases-of-long-covid-19-in-vaccinated-people

Healthline. 2021. These Groups Are at Higher Risk of Developing Long COVID-19. https://www.healthline.com/health-news/these-groups-are-at-higher-risk-of-developing-long-covid-19#What-causes-long-COVID?

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.