Masak dengan Minyak Zaitun, Baik untuk Jantung?

Halo Sahabat Sehat! Tahu gak jantung menjadi penyebab kematian terbesar ke 2 di Indonesia setelah stroke, loh. Banyak faktor yang menyebabkan penyakit jantung, seperti perokok, karena stres, obesitas atau pola makan. Salah satu pangan fungsional  untuk menjaga kesehatan jantung adalah minyak zaitun. Bagaimana minyak zaitun efektif jaga kesehatan jantung? Simak penjelasan berikut.

Minyak zaitun untuk kesehatan jantung

Minyak zaitun memiliki kandungan gizi yang baik, seperti antioksidan polifenol, vitamin E, asam lemak esensial. Asam lemak pada minyak zaitun seperti omega-6, omega-3, serta vitamin E bagus untuk mencegah penyakit jantung. Bukankah penyakit jantung bisa disebabkan makanan berminyak atau kolesterol? Ya betul! Minyak zaitun juga punya lemak, tapi bukan lemak jenuh ya, minyak zaitun tinggi dengan lemak tak jenuh atau high-density lipoprotein (HDL).

Apa sih fungsi HDL? HDL pada minyak zaitun yaitu Monounsaturated Fatty Acid (MUFA) membantu membersihkan lemak jenuh atau low-density lipoprotein (LDL) yang menumpuk pada pembuluh darah, sehingga kadar HDL naik dan kadar LDL turun. Hal tersebut dapat mencegah atau membantu penyembuhan penyakit kardiovaskuler, seperti jantung koroner atau aterosklerosis.

Jenis-jenis minyak zaitun

Pernah dengar buah zaitun? Minyak zaitun diperoleh dari perasan buah zaitun, ada zaitun hijau dan hitam. Dikutip dari Orey C produk minyak zaitun ada berbagai macam, yaitu extra virgin. virgin, pure, extracted and refined, dan pomaced. 

Mana yang punya kualitas terbaik? Minyak zaitun extra virgin, karena pembuatannya dari zaitun kualitas terbaik perasan (pressing) pertama tanpa panas, tanpa diolah dengan dengan uap atau campuran bahan kimia.

Minyak zaitun untuk memasak, masih efektif?

Minyak identik untuk memasak, seperti menggoreng atau tumis. Nah, kalau minyak zaitun efektif untuk menggoreng? Beda dengan minyak kelapa atau sawit, minyak zaitun cenderung memiliki titik asap yang rendah, sehingga dapat meningkatkan lemak bebas yang nantinya bisa meningkatkan kadar LDL. Nah, kalau kamu salah menggunakan minyak zaitun, bukannya LDL turun, bisa jadi malah naik.

Lantas gimana konsumsi minyak zaitun yang tepat? minyak zaitun bisa dijadikan langsung dikonsumsi atau untuk racikan salad. Rasanya memang bisa dibilang tidak menarik, terutama jenis extra virgin olive oil punya rasa buah zaitun yang kuat. Jika ingin menggunakannya untuk memasak seperti tumis maka minimal gunakan minyak zaitun refined.

Perlu Sahabat Sehat ingat bahwa minyak zaitun bukan satu-satunya yang bisa menjaga kesehatan jantung, masih banyak jenis makanan lain yang bisa bantu mencegah penyakit jantung. Tidak itu saja, pola hidup sehat seperti olahraga, menjaga berat badan, kelola stres juga perlu dilakukan. Kalau merasa jantung kamu bermasalah, jangan ragu untuk periksa ke dokter ya, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Anggraeni, D. (2011). Manfaat Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) Dalam Darah Tikus Wistar Jantan Yang Diberi Diet Hiperlipidemia (Penelitian Eksperimental Laboratoris). https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3422. Diakses 23 September 2021.

Fitri, A. S., & Fitriana, Y. A. N. (2020). Analisis Angka Asam pada Minyak Goreng dan Minyak Zaitun. Sainteks16(2). http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/SAINTEKS/article/view/7128. Diakses 24 September 2021

Kemenkes. 2019. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Terbanyak ke-2 di Indonesia. (Online) https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html. Diakses 23 September 2021

Orey, C. (2008). Khasiat Minyak Zaitun. PT Mizan Publika. https://www.google.co.id/books/edition/Khasiat_Minyak_Zaitun/PeaO-yxcakIC?hl=id&gbpv=1&dq=minyak+zaitun&printsec=frontcover. Diakses 24 September 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.