Mengenal Jaundice atau Penyakit Kuning Bayi Baru Lahir

Halo, Teman Sehat! Pernahkah melihat kondisi kulit dan area putih mata berubah warna menjadi kuning? Gejala tersebut merupakan salah satu ciri penyakit hepatitis. Beda halnya dengan jaundice pada bayi baru lahir atau sering disebut sebagai penyakit kuning. Kondisi ini merupakan bentuk kelainan bilirubin di tubuh bayi. Yuk, simak serba-serbi jaundice di sini!

Apa itu jaundice pada bayi?

New Jersey Newborn Jaundice Lawyers | Birth Injury Attorneys Passaic County NJ
Sumber: fronzutolaw.com

Infant jaundice atau jaundice pada bayi merupakan istilah yang digunakan bagi bayi yang mengalami perubahan warna pada kulit dan mata (konjunktiva dan sklera) menjadi kuning. Kondisi tersebut biasanya dialami oleh bayi yang baru lahir, diantara hari kedua sampai keempat setelah lahir.

Apa penyebabnya?

baby covered with white blanket

Kondisi kuning pada bayi terjadi karena darah bayi mengandung kelebihan bilirubin (hiperbilirubinemia). Bilirubin ini merupakan hasil perombakan sel darah merah pada tubuh bayi. Kuning pada bayi biasanya terjadi karena hati bayi belum cukup matang untuk membuang bilirubin ke aliran darah, yang seharusnya dibuang ke saluran pencernaan  bersama dengan urin dan feses.

Apakah biasa terjadi?

Jaundice merupakan kondisi umum yang terjadi pada bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 38 minggu (bayi prematur) dan beberapa bayi yang masih dalam tahap pemberian ASI. Jaundice ringan terjadi pada sekitar 60% bayi baru lahir cukup bulan, sedangkan pada bayi prematur sekitar 80%.

person touching stomach

Namun ada beberapa kasus yang tidak ringan karena terdapat penyakit penyebab utamanya yang cukup parah. Kondisi tersebut harus segera diperiksa dan ditangani oleh tenaga ahli yang berwenang. Beberapa penyakit penyebab utama yaitu:

  • Perdarahan internal (hemorrhage)
  • Infeksi pada darah bayi  (sepsis)
  • Infeksi virus atau bakteri lainnya
  • Ketidakcocokan antara darah ibu dan darah bayi
  • Kerusakan hati
  • Atresia bilier, kondisi di mana saluran empedu bayi tersumbat atau terluka
  • Kekurangan enzim
  • Kelainan sel darah merah bayi yang menyebabkan sel darah cepat rusak

Bagaimana cara mengatasinya?

Salah satu solusi kasus jaundice ringan pada bayi, yaitu harus diberikan carian cukup. Jika bayi diberi ASI, setidaknya berikan 8-12 kali sehari, sedangkan untuk bayi yang diberi susu formula biasanya dianjurkan mengonsumsinya sekitar 30 hingga 60 mL susu formula setiap dua hingga tiga jam untuk minggu pertama.

green trees and brown dried leaves during daytime

Selain itu, bayi dianjurkan menjalani perawatan fototerapi dengan paparan sinar buatan atau sinar matahari antara pukul 8-10 pagi. Perawatan ini memanfaatkan sinar ultraviolet untuk membantu memecah kelebihan bilirubin.

Nah, sekarang Teman Sehat sudah lebih paham mengenai perubahan warna kuning pada bayi baru lahir, penyebab, dan cara menanganinya. Jangan lupa bagikan informasi ini ke teman-teman sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.