Mukbang: Bahaya Kesehatan dibalik Kepuasan Makan

Sahabat Sehat, bagi pengguna sosial media dan avid fan konten Korea, tentunya sudah familiar dengan ‘mukbang’. Kalian bahkan mungkin penggemar mukbang dan ASMR. Namun, sadarkah kalian bahaya dibalik trending reality satu ini.

Pengertian Mukbang

Istilah mukbang berasal dari gabungan dua kata dalam Bahasa Korea yakni makan (meokneun) dan siaran (bangsong). Kombinasi kedua kata tersebut diartikan menjadi siaran makan. Popularitas mukbang sendiri sudah dimulai sejak tahun 2011 di Korea Selatan dan berkembang luas menjadi suatu tren hingga ke mancanegara. Mukbang identik dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dalam sekali waktu duduk.

Diperkirakan dalam sekali siaran, makanan yang dikonsumsi bisa menembus > 10.000 kalori. Dilansir dari Men’s Health, narasumber beberapa bintang mukbang mengaku bahwa mereka mengalami penurunan kesehatan. Tapi, dengan mempertimbangkan uang dan perhatian yang didapat, mereka rela menanggung risikonya.

mukbang, pro kontra akan kepuasan makan
Foto: Freepik.com

Popularitas Mukbang

Konten mukbang bisa dengan mudah ditemukan di berbagai platform video daring dan sebagian besar memiliki ratusan bahkan jutaan viewers. Seiring dengan naiknya kepopuleran konten mukbang di Asia, Eropa hingga Amerika Serikat. konten kreator bisa memanfaatkan video mukbang untuk keperluan monetisasi. Contohnya saja, seorang pembuat konten mukbang bisa mendapatkan penghasilan dari viewers, maupun dari paid sponsor dan endorse. Bahkan mereka bisa mendapatkan lebih dari $100.000/tahun dan menjadikan mukbang sebagai bisnis.

Pro dan Kontra Mukbang

Bagi seorang pembuat konten mukbang di platform YouTube, tingginya subscribers dan viewers menjadi sumber penghasilan mereka. Di sisi lain, konsumsi makanan berlebihan memiliki risiko kesehatan. Hingga kini tren ini masih memiliki pro dan kontra.

Alasan mereka yang setuju, diantaranya mukbang bisa mengikis rasa kesepian saat makan sendiri lewat interaksi dengan viewers, menawarkan virtual taste terhadap makanan yang ingin dimakan (junk food, fast food, sugary food) saat sedang berdiet, hiburan melalui sensasi ASMR yang ditawarkan, serta bisa menjadi sumber penghasilan bagi kreator.

pro kontra konten mukbang
Foto: Freepik.com

Sedangkan kontra mukbang didasari, ahli gizi dan pakar kesehatan menekankan bahwa eating in moderation dan memperhatikan jumlah asupan sangat penting bagi kesehatan, konsumsi makanan berlebih disertai sedentary lifestyle meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit degeneratif lainnya. Selain itu, fast food dan processed food dibuat berdasar hasil riset mumpuni sehingga memiliki kecenderungan membuat orang ngga ingin berhenti makan dan jangka panjang bisa membuat ketagihan.

Efek Samping Mukbang

Gastroentelogis Dr. Samantha Nazareth, MD., berpendapat mengingat angka obesitas yang terus meningkat, mukbang memberikan stimulasi dan pembenaran terhadap budaya konsumsi berlebih. Hal ini sangat bertentangan dengan upaya mengurangi angka obesitas.

Mereka yang melakukan mukbang mengaku saat sedang tidak membuat konten, mereka akan berolahraga dan makan sehat sebagai kompensasi terhadap mukbang. Dr. Andrew Bates, M.D menyatakan bahwa berulangny siklus in, bisa memicu binge eating disorder dan membuat sistem biokimia tubuh bermasalah. Dampaknya tubuh menjadi sulit mengenali kapan saatnya kenyang atau lapar.

Gejala overeating seperti mual atau ngga enak badan setelah makan, detak jantung meningkat, merasa sangat lelah setelah makan, sakit kepala karena bau makanan juga bisa terjadi. Efek jangka panjangnya, yakni obesitas, diabetes, dan gangguan fungsi jantung.

Sahabat Sehat, sekali-kali memanjakan diri dengan makan enak ngga masalah, tetapi bukan berarti makan secara berlebihan, ya! Ayo mulai praktikkan eating in moderation untuk kesehatanmu.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Chung-Ae. 2021. Is Mukbang Healthy?. https://thekoreanguide.com/is-mukbang-healthy/. Diakses 18 November 2021.

Kang, EK, Lee, J, Kim, KH, Yun YH. 2020. The popularity of eating broadcast: Content analysis of “mukbang” YouTube videos, media coverage, and the health impact of “mukbang” on public. Health Informatic Journal 26(3): 2237-2248. https://doi.org/10.1177/1460458220901360.

Lappe, S. 2020. Mukbang: What is it and What Does it do to Your Health. https://www.bistromd.com/healthy-eating/what-is-mukbang-and-what-you-need-to-know-about-it/ . Diakses 18 November 2021.

Matthews, M. 2019. These Viral ‘Mukbang’ Stars Get Paid to Gorge on Food—at the Expense of Their Bodies. https://www.menshealth.com/health/a25892411/youtube-mukbang-stars-binge-eat/. Diakses 18 November 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.