PCV, Vaksin untuk Cegah Penyakit Pneumonia

Sahabat Sehat, PCV yang merupakan singkatan dari pneumococcal conjugate vaccine adalah vaksin untuk mencegah penyakit infeksi berat seperti pneumonia. Lebih detailnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu PCV?

PCV atau pneumococcal conjugate vaccine mengandung bagian dari bakteri pneumokokus. Bakteri tersebut merupakan penyebab dari penyakit seperti pneumonia, meningitis, bakterimia (infeksi pada darah) dan sepsis yang termasuk kedalam penyakit infeksi yang berat. Infesi akibat bakteri pneumokokus ini bisa dialami oleh siapa saja, namun banyak dialami oleh anak.

vaksin untuk cegah pneumonia
Foto: Freepik.com

Di Indonesia, pneumonia menjadi penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi pada anak usia dibawah 5 tahun. Ditahun 2015, sekitar 14% dari jumlah 147.000 anak dibawah usia 5 tahun meninggal karena pneumonia di Indonesia.

Vaksin PCV terdiri dua jenis, yaitu PCV 10 dan PCV 13. PCV 10 dapat mencegah infeksi dari 10 jenis bakteri jenis pneumokokus, sedangkan PCV 13 dapat mencegah infeksi dari 3 jenis bakteri pneumokokus tambahan dan sama-sama dapat meminimalisir risiko akibat infeksi.

Diberikan kepada siapa saja vaksin ini?

Vaksin ini dianjurkan diberikan kepada anak dan lansia karena lebih banyak yang terinfeksi pada usia kurang dari 5 tahun dan lebih dari usia 50 tahun. Selain itu juga vaksin ini diberikan kepada orang dengan riwayat operasi, seperti operasi implan koklea, pengangkatan limpa atau transplantasi organ. Juga pada seseorang dengan kondisi kelainan bawaan lahir, kelainan darah, daya tahan tubuh lemah misalnya menderita HIV dan efek samping kemoterapi, serta penyakit kronis seperti diabetes, penyakit ginjal dan asma.

pemberian PCV pada anak
Foto: Freepik.com

Vaksin bisa diberikan pada anak usia 2, 4 dan 6 bulan dan dilakukan vaksinasi lagi pada usia 12-15 bulan. Anak dengan usia lebih dari 2 tahun yang belum divaksinasi PVC atau belum memenuhi ulangan vaksinasi diharuskan untuk mendapatkan 1 dosis vaksin apalagi bila memiliki riwayat penyakit tertentu. Bagi orang dewasa, terutama yang berusia diatas 50 tahun diharuskan mendapatkan vaksin PVC 13, setidaknya melakukan vaksinasi satu kali sekumur hidup.

Kemanan PCV

Keamanan vaksin sini sama seperti vaksin lain yang hanya menimbulkan efek samping ringan, seperti bengkak pada bekas vaksinasi, nyeri, demam maupun kemerahan. Adapun alergi bisa terjadi namun hanya sangat jarang orang yang mengalaminya setelah vaksinasi PCV. Vaksin ini juga efektif 100% pada anak dengan infeksi pneumokous invasif di California Utara.

Sahabat Sehat, vaksin PCV telah tersedia dilayanan kesehatan dan merupakan salah satu dari program pemerintah dan digratiskan. Kamu bisa melakukan vaksinasi ini walaupun bukan termasuk kedalam siapa saja yang dapat diberikan vaksin PCV seperti yang tertulis di atas.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Bella, A. 2022. Pentingnya Vaksin PCV untuk Mencegah Penyakit Berbahaya. https://www.alodokter.com/pentingnya-vaksin-pcv-mencegah-meningitis-dan-penyakit-berbahaya-lain. Diakses 3 Mei 2023.

Herliafifah, R. 2022. Vaksin PCV: Ketahui Manfaat, Jadwal, dan Efek Sampingnya. https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/imunisasi/vaksin-pcv/. Diakses 3 Mei 2023.

Santoso, B. B. 2017. Sekilas Vaksin Pneumokokus. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/sekilas-vaksin-pneumokokus. Diakses 3 Mei 2023.

Saputri, E., Endarti, D., & Andayani, T. M. (2020). Tingkat Pengetahuan Orang Tua terhadap Penyakit Pneumonia dan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) di Indonesia. https://jurnal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/54423. Diakses 3 Mei 2023.

Saputri, F. S. D., & Wathoni, N. (2020). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Vaksin Pneumonia Di Berbagai Negara. https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/22281. Diakses 3 Mei 2023.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.