Perlukah Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil saat Pandemi?

Teman Sehat, saat pandemi Covid-19 banyak ibu hamil takut memeriksakan kehamilannya atau Atenatal Care (ANC). Sebenarnya, hal ini ngga perlu ditakutkan sebab pelayanan kesehatan dipastikan sudah menerapkan protokol kesehatan yang bisa mencegah penularan Covid-19, loh. Lalu seperti apa pelaksanaan ANC saat pandemi dan apa saja tipsnya agar tetap aman? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Jumlah pemeriksaan ANC 

Antenatal Care atau ANC sangat dianjurkan bagi setiap ibu hamil, loh. Minimal 4 kali pertemuan yaitu pada trimester pertama 1 kali, trimester kedua 1 kali, dan trimester ketiga 2 kali. Tapi, kamu boleh kok datang lebih sering. ANC ini bertujuan agar mengetahui perkembangan janin dalam kandungan dan memantau kesehatan sang ibu. Jadi, semua yang membahayakan selama kehamilan bisa dicegah sehingga ibu bisa melahirkan bayi yang sehat dengan aman.

Jenis pelayanan tiap trimester

Teman Sehat, kunjungan pertama bertujuan untuk skrining atau identifikasi kesehatan ibu hamil seperti HIV, sifilis, hepatitis B, dan malaria. Pemberian imunisasi TT juga perlu diberikan pada kunjungan pertama untuk mencegah tetanus, terutama ibu yang belum pernah menerima imunisasi TT.

Mujer Embarazada, Embarazo, Rosa, Rojo

Pada setiap kunjungan, ibu akan ditimbang berat badannya, diukur tekanan darahnya, dinilai status gizinya, diberikan konseling dan kelas ibu hamil, serta bisa mendengar detak jantung janin. Pada trimester kedua dan seterusnya, ibu juga bisa mengetahui letak janin dengan melihat presentase atau posisi janin.

K3 dan K4 (pemeriksaan ibu hamil pada trimester III) wajib dilakukan untuk persiapan persalinan. Ngga hanya dilihat dari sisi kesehatan fisiknya, tapi mental ibu juga diperhatikan. Kecemasan saat kehamilan, terutama menjelang persalinan bisa membahayakan ibu dan janin sehingga bantuan emosional dari orang terdekat dan dokter kandungan sangat membantu ibu menjalani masa kehamilannya.

Apa perbedaannya saat pandemi?

Biasanya ANC dilakukan di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ramai. Adanya pandemi mengharuskan kamu menghindari keramaian atau menjaga jarak dari kerumunan. Akibatnya ANC yang seharusnya dilakukan 4 kali pertemuan harus dikurangi. Kemenkes juga menganjurkan K2 dihilangkan, kecuali jika ditemukan tanda bahaya kehamilan (perdarahan, pecah ketuban, kontraksi). Kunjungan trimester 3 juga hanya perlu dilakukan 1 kali yaitu 1 bulan sebelum tanggal taksiran persalinan.

Tips ANC selama pandemi

Ada beberapa tips nih yang bisa kamu ikuti selama pelasanaan ANC, diantaranya yaitu:

  1. Buatlah janji terlebih dahulu sebelum melakukan kunjungan agar ngga perlu menunggu lama
  2. Selalu memakai masker dan membawa hand sanitizer
  3. Jaga jarak dari orang lain
  4. Tunda kelas ibu hamil atau mengikuti kelas ibu hamil secara online
  5. Pelajari buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari
  6. Rutin pantau gerak janin mulai usia 20 minggu kehamilan
  7. Segera kunjungi pelayanan kesehatan jika ditemukan tanda-tanda bahaya
  8. Tetap jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi serta menerapkan protokol kesehatan

Ibu hamil penderita Covid-19

Ibu yang berstatus positif Covid-19 sebaiknya ngga melakukan ANC dan USG sampai dinyatakan negatif. Kalau ditemukan tanda bahaya kehamilan, segera kunjungi petugas kesehatan karena ada tim tertentu yang akan menangani kamu. Tim ini terdiri dari dokter spesialis penyakit infeksi, dokter kandungan, serta dokter anestesi. Selanjutnya, ikuti anjuran yang diberikan petugas kesehatan agar kondisi kamu semakin baik.

So, kamu tetap bisa menerima pelayanan ANC tanpa takut lagi. Intinya, tetap taati protokol kesehatan dan jaga kesehatan, ya. Stay safe and  stay healthy. Jangan lupa bagikan informasi menarik ke orang-orang sekitar kamu!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.