Serunya Perayaan Imlek dengan Penggunaan Pewarna Alami

Teman Sehat, masih dalam suasana Imlek, nih! Kamu tahu ngga sih, biasanya perayaan imlek dilakukan dengan berbagai cara mulai dari melihat pertunjukan barongsai saling membagikan ampao, sampai makan bersama.

Yap, banyaknya makanan khas saat imlek, seperti kue mangkok, ikan bandeng utuh, sampai kue lapis dengan berbagai warna, membuat kamu perlu memperhatikan bahan tambahan yang digunakan. Penggunaan pewarna alami makanan, agaknya perlu kamu biasakan. Selain menambah cerah warna pada makanan, zat warna ini juga punya manfaat lainnya, loh! Yuk simak penjelasannya di sini!

1. Zat warna hijau dari bayam

Nah, pada perayaan imlek identik dengan Siu Mi atau mie basah yang memiliki ukuran lebih panjang jika dibandingkan dengan mie pada umumnya. Nah, biasanya masyarakat tionghoa akan oleh karena itu biasanya masyarakat membuat mi-nya sendiri.

Kamu bisa mencampurkan air perasan bayam hijau pada adonan mi yang akan diuleni dan dicetak ini. Warna hijau pada bayam mengandung zat klorofil yang memiliki banyak manfaat seperti, membantu menjaga sistem metabolisme tubuh, membantu proses detoks, dan meredakan radang (inflamasi).

2. Zat warna jingga dari wortel

Makanan ringan atau snack yang sering disajikan pada perayaan imlek yaitu Jiaozi, bentuknya mirip dengan pangsit dim sum. Kamu bisa menambahkan air parutan dari wortel pada pembuatan kulit Jiaozi. Warna jingga dari wortel, akan menambah daya tarik tersendiri pada makanan ini saat perayaan Imlek.

Warna orang pada wortel dikarenakan adanya zat karatenoid. Zat ini termasuk sebagai zat antioksidan yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas. Kamu tahu kan, kaloau sekarang banyak sekali senyawa radikal bebas yang bisa masuk ke dalam tubuh kamu. So, mulailah banyak mengonsumsi bajan pangan yang mengandung zat ini untuk mengurangi efek paparannya.

3. Zat warna merah dari buah naga

Perayaan imlek juga identik dengan kue mangkok yang bewarna merah. Biasanya, warna merah pada kue mangkok menggunakan pewarna buatan yang dijual dipasaran. Nah, kamu bisa mencoba membuat kue mangkok yang ditambah dengan daging buah naga merah.

Selain warnanya yang cantik, cita rasa manis buah naga juga bisa dirasakan pada kue mangkok yang dihasilkan. Warna merah pada buah naga mengandung zat betalain yang sangat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan kaya akan serat yang baik untuk pencernaan. Vitamin dan mineral yang terkandung juga menjadi nilai tambahan pada kue mangkok ini.

4. Zat warna coklat dari daun jati belanda

Makanan selanjutnya yang wajib disajikan pada perayaan imlek adalah telur ayam rebus. Nah, untuk mempercantik penampilan telur rebusnya, Teman Sehat bisa menambahkan daun jati belanda pada air rebusan telur.

Yap, telur ayam yang direbus dengan daun jari belanda nantinya akan bewarna coklat tua. Selain mempercantik penampilan dari telur rebusnya, daun jati belanda juga bermanfaat bagi tubuh, loh! Berdasarkan studi yang dilakukan di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta bahwa kandungan zat tanin pada daun jati belanda bisa membantu penurunan kolestrol dan peningkatan aktivitas enzim lipase di dalam tubuh.

Nah, sekarang Teman Sehat sudah tahu kan, kalau banyak sekali tumbuhan yang bisa dimanfaatkan untuk pewarna alami pada makanan. Selain lebih mudah didapatkan dan food grade, ternyata pewarna alami ini juga bermanfaat buat kesehatan tubuh, loh! Selamat bereksperimen Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *