Stress Akibat Macet? Coba Atasi dengan Cara Ini

Kemacetan memang persoalan serius dan tidak bisa dihindari. Macet, seringkali menyebabkan banyak waktu terbuang di jalan, bahkan bisa bikin Sahabat Sehat terlambat masuk kantor atau sekolah. Bukan hanya di pagi hari, macet saat sore hari juga menguras emosi karena mengakibatkan kamu jadi terlambat pulang ke rumah. Tak hanya fisik yang lelah menunggu, kemacetan juga berisiko pada kesehatan mental. Bahkan ngga sedikit loh, orang yang mengalami stres di tengah kemacetan.

Mengapa Kemacetan Bisa Menyebabkan Stres?

Stres bisa disebabkan oleh berbagai hal. Menghabiskan waktu berjam-jam di jalan, terlebih untuk menuju tempat yang dekat atau saat tengah terburu-buru, tentu bukan hal yang menyenangkan. Kamu juga harus memikirkan berapa lama bisa sampai ke tempat tujuan. Ketakutan atau kecemasan mengenai keterlambatan pasti ada. Semua itu karena ketidakpastian berapa lama kemacetan akan berakhir.

kemacetan
Foto: Pexels.com

Persoalan dengan pengendara lain juga bisa terjadi, misalnya mengemudi seenaknya karena sudah lelah menghadapi macet. Ketidaksabaran ini membahayakan sesama pengguna jalan. Kondisi jenuh dan kesal ini bisa berkembang menjadi stres.

Waktu yang terbuang selama menunggu macet tentu membuat seseorang merasa bersalah, bahkan stres karena merasa tidak produktif. Sebagian besar pengendara berpikir bahwa waktu yang dihabiskan saat macet bisa digunakan untuk mengerjakan hal lain yang lebih bermanfaat.

Gejala Traffic Stress Syndrome

Traffic stress syndrome bisa ditandai melalui beberapa hal agar segera bisa diatasi. Dilansir dari laman Hello Sehat, ciri-ciri pengendara yang stres karena macet adalah merasa cemas, mudah marah, sulit berkonsentrasi, dan meningkatnya detak jantung. Bahkan, stres tersebut bisa memicu risiko kesehatan fisik yaitu otot kaku dan kelelahan.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kemacetan bukanlah kondisi yang bisa dikendalikan oleh satu orang, jadi mau tidak mau harus dihadapi. Daripada sibuk memusingkan keadaan, Sahabat Sehat tetap bisa menerapkan beberapa cara berikut untuk mengatasi traffic stress syndrome.

Tarik Napas Dalam

Stres saat macet bisa diatasi dengan menenangkan diri, misalnya cobalah untuk menarik napas dalam-dalam. Tariklah napas perlahan, tahan napas selama beberapa hitungan, kemudian hembuskan perlahan. Sambil menerapkan teknik pernapasan ini, selipkan afirmasi positif bahwa kemacetan tidak akan berlangsung lama dan semuanya akan teratasi.

Tetap Berpikir Positif

Saat emosi meningkat karena macet, kamu disarankan tetap berpikir positif agar emosi mereda dan rileks. Kenyamanan berkendara akan tetap terasa, sehingga tidak tergesa-gesa ataupun berkendara seenaknya karena terbawa emosi.

Dengarkan Sesuatu yang Menenangkan

Saat mengalami kemacetan, seseorang merasa panik, cemas, bahkan takut. Mencari hiburan dengan mendengarkan sesuatu yang menenangkan bisa bantu kamu meredam emosi negatif tersebut. Kamu dapat mendengarkan musik, kata motivasi, ataupun podcast yang menenangkan. Jika ingin mendengarkan musik, pilihlah jenis musik easy listening. Ketenangan ini membuatmu merasa lega, berpikir jernih, kembali fokus, sehingga bisa mengemudi dengan baik agar aman di perjalanan.

atasi stress akibat macet
Foto: Pexels.com

Minum Air Putih

Mengonsumsi air putih sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama untuk menenangkan diri saat menghadapi kemacetan. Minum air putih bisa mengembalikan konsentrasi.

Menikmati Camilan

Menikmati camilan adalah ide bagus untuk menunggu kemacetan berakhir. Mengonsumsi camilan juga mampu meredam emosi, terlebih jika memilih makanan favorit. Selain merasa bahagia, rasa kenyang dapat menenangkan hati dan menjernihkan pikiran.

Berbincang dengan Teman

Berbincang dengan rekan seperjalanan adalah solusi paling efektif dan otomatis paling pertama dilakukan. Akan tetapi, jika pergi sendirian, maka kamu bisa menelepon teman agar merasa tenang dan menghiburmu yang sedang kalut karena terjebak macet.

Kondisi lingkungan memang berpengaruh pada kondisi mental. Saat menghadapi kemacetan, tetap upayakan untuk mengontrol diri supaya ngga terbawa emosi dengan menerapkan berbagai cara di atas. Akan tetapi, jika Sahabat Sehat merasa bahwa stres yang dialami sudah tidak tertahankan lagi, maka tidak ada salahnya berkonsultasi ke psikolog. Tujuannya agar stres tidak semakin menumpuk dan mengganggu aktivitas.

Referensi

Alodokter.com. 2020. Sering Terjebak Macet? Waspadai Penyakit yang Mengintai Berikut Ini. https://www.alodokter.com/sering-terjebak-macet-waspadai-penyakit-yang-mengintai-berikut-ini. Diakses pada 7 November 2023.

Halodoc.com. 2022. Tenang dan Sabar, Ini 6 Cara Mengatasi Stres saat Macet. https://www.halodoc.com/artikel/tenang-dan-sabar-ini-6-cara-mengatasi-stres-saat-macet. Diakses pada 7 November 2023.

Pawestri, Hillary Sekar. 2023. Traffic Stress Syndrome, Ketika Macet Menyebabkan Stres. https://hellosehat.com/mental/stres/stres-macet/. Diakses pada 7 November 2023.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.