Sahabat Sehat, tentunya sudah tidak asing dengan teh hijau, teh hitam, maupun teh putih. Lalu, bagaimana dengan teh puerh? Teh satu ini telah menjadi jenis teh favorit masyarakat Tiongkok karena aroma dan citarasa khasnya, serta manfaat kesehatan yang diberikan.
Apa itu Teh Puerh?
Teh puerh adalah jenis teh fermentasi unik yang dibuat secara tradisional di provinsi Yunnan, Tiongkok. Teh mendapatkan namanya dari kota perdagangan teh kuno Pu’er (普洱), dalam geografi sekarang daerah tersebut terletak di Kota Ning’er (宁洱镇), prefektur Yunnan. Puerh adalah sejenis ‘teh hitam’ (heicha). Brand puerh yang menjadi favorit diantaranya Dayi, Chensheng, Fujin, Lancang, Douji dan Baohexiang.

Karakteristik Teh Puerh Terfermentasi
Teh puerh berkualitas tinggi, kaya citarasa dan flavor earthy. Warna dauh puerh coklat, merah kecoklatan, dan hitam kecoklatan. Warna teh seduh puerh yakni garnet, merah delima, dan merah anggur. Pu-erh berkualitas tinggi disukai oleh pecinta kopi dan cocok dipadukan dengan dessert.
Rasa dan manfaat kesehatan teh puerh menjadikannya minuman pilihan setelah makan berat. Puerh dijual dalam berbagai bentuk, biasanya berbentuk seperti batu bata, kue (yang berbentuk cakram dan juga dikenal sebagai ‘bing cha’) dan ‘tuo cha’ (yang berbentuk seperti mangkuk kecil).
Di Tiongkok dan Hong Kong, teh puerh sering dikonsumsi saat dan setelah makan berat atau berminyak. Bagi orang yang tidak menyukai citarasa teh yang kuat, terdapat berbagai varian yang bisa dipilih. Chrysanthemum puerh adalah campuran tradisional Cina bermanfaat sebagai cleansing. Selain itu tersedia varian kontemporer, seperti campuran puerh rishi termasuk teh puerh jahe dan vanilla-mint.
Kandungan Teh Puerh
Teh puerh mengandung senyawa bioaktif seperti katekin, asam galat, polisakarida teh, theabrownin, dan lovastatin. Dikarenakan berbagai mikroba yang terlibat dalam proses pasca fermentasi, teh puerh mengandung komponen yang sangat kompleks, yang memiliki interaksi yang kaya dengan mikrobioma usus.

Proses Pembuatan
Pemrosesan teh puerh bergantung jenisnya. Sheng puerh terbuat dari daun teh besar yang diproses minimal, dan difermentasi dengan kondisi tertentu dalam waktu lama. Pemrosesan berlangsung 15-20 tahun atau lebih lama guna menghasilkan flavor yang lebih kaya, lembut dan aroma kuat.
Jenis shou puerh diproses dengan pengaturan panas dan kelembaban, serta inokulasi daun teh dengan bakteri spesifik yang dapat berlangsung selama 1 tahun hingga menghasilkan spesifikasi teh yang diinginkan. Terkadang shou puerh akan difermentasi dalam kondisi tertentu guna menghasilkan rasa yang lebih mirip dengan sheng puerh yang diproduksi secara tradisional.
Manfaat Kesehatannya
Beberapa penelitian invivo menyebutkan, ekstrak teh puerh membantu mengurangi kadar kolesterol dengan meningkatkan jumlah asam empedu terikat dengan makanan yang diekskresikan dalam tinja, sehingga lemak tidak diserap ke dalam aliran darah dan juga dapat menurunkan penumpukan lemak. Efek mengurangi penumpukan lemak pada studi ini menyimpulkan bahwa adanya efek teh untuk mencegah atau membalikkan penyakit hati berlemak non-alkohol (kelebihan lemak menumpuk di hati). Sedangkan dalam penelitian test-tube, ekstrak teh puerh dapat membunuh sel kanker payudara, sel kanker mulut, dan sel kanker usus besar. .
Sahabat Sehat, memang belum ada bukti mengenai efek langsung minum teh puerh pada sel kanker. Namun, kandungan antioksidan dan mikrobia serta rasanya yang kaya bisa menjadikannya sebagai pilihan minuman sehat, loh!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
