
Tahukah Teman Sehat, 3-4 dari 10 remaja menderita anemia yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dan aktifitas fisik. Padahal remaja sehat, kreatif, mempunyai pemikiran kritis dan produktif sangat dibutuhkan loh, untuk kemajuan pembangunan bangsa ini. Dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke 61, yuk cari tahu apa saja peran gizi seimbang dalam mewujudkan remaja sehat bebas dari anemia.
Apa itu gizi seimbang?
Gizi seimbang merupakan susunan konsumsi sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah sesuai kebutuhan tubuh. Ngga lupa juga, prinsip keanekaragaman pangan, aktifitas fisik, perilaku bersih dan pemantauan berat badan secara teratur juga dilakukan dalam rangka mempertahankan berat badan normal untuk mencegah masalah gizi.
Asupan gizi seimbang menjadi suatu hal yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal. Oleh karena itu, pola makan perlu ditingkatkan supaya bisa mencapai konsumsi gizi seimbang dan bisa dilakukan sejak remaja supaya bisa menjadi individu sehat dan produktif di masa dewasa.
Mengapa dibutuhkan remaja?
Remaja merupakan kelompok usia peralihan antara anak menuju dewasa. Pada masa ini asupan gizi menjadi perhatian penting karena mulai memasuki masa pubertas dan memiliki kebiasaan jajan yang ngga teratur.
Meskipun begitu, remaja cenderung selalu memperhatikan penampilan fisik tanpa mengetahui dasar yang jelas mengenai asupan gizi yang dibutuhkan. Nah, itulah yang menyebabkan remaja rentan terhadap permasalah gizi, seperti anemia.
Pesan khusus untuk remaja perempuan
Jika dibandingkan dengan laki-laki, remaja perempuan lebih berisiko mengalami anemia karena mengalami haid. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi aneka ragam makanan dalam memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin dan mineral.
Salah satunya dengan mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung zat besi dan asam folat yang berguna untuk mempercepat pertumbuhan, meningkatkan volume darah dan pembentukan haemoglobin. Ngga cuma itu, mengonsumsi sayuran hijau dan buah berwarna kuning, merah, merah jingga, orange, biru, ungu yang banyak mengandung vitamin A dan antioksidan juga sangat dianjurkan.

Tips remaja sehat bebas anemia
Supaya remaja, khususnya perempuan bisa terbebas dari anemia diperlukan upaya pencegahan dengan memastikan kecukupan asupan zat besi harian melalui dua cara utama. Cara pertama yaitu dengan mengkonsumsi makanan sumber zat besi seperti hati ayam, kerang, telur, daging sapi serta kacang-kacangan dan sayuran hijau.
Zat besi yang terdapat pada makanan yang berasal dari hewan (besi heme) lebih mudah diserap oleh tubuh yaitu antara 20-30% lebih baik dari makanan nabati yang hanya 1-10%. Rutin mengonsumsi buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk dan jambu, juga bisa membantu penyerapan zat besi loh!
Cara pencegahan kedua yaitu dengan konsumsi tablet tambah darah yang bertujuan untuk mempercepat peningkatan kadar hemoglobin dan simpanan zat besi dalam tubuh. Dianjurkan untuk mengonsumsi 1 tablet yang mengadung 60 mg besi dan 400 mikro gram asam folat setiap minggunya.
Tablet tambah darah bisa di dapatkan dari sekolah dan sebaiknya ngga diminum bersamaan dengan teh, kopi, atau susu karena bisa mengurangi jumlah zat besi yang terserap oleh tubuh.
Ayo mulai sekarang cegah anemia pada remaja dengan mengonsumsi asupan gizi yang seimbang! Jangan lupa imbangi juga dengan rutin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Yuk, sebarkan informasi ini ke orang terdekatmu!
Editor dan Proofreader: Zafira Raharjanti, STP