Yuk, Kenali 8 Macam Gangguan Tidur Berikut!

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah mengalami insomnia? Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang paling umum terjadi dan kemungkinan besar disebabkan karena adanya rasa khawatir dan tekanan jiwa. Nah, selain insomnia, ternyata masih banyak loh jenis gangguan tidur lainnya. Penasaran? Let’s check it out!

1. Insomnia

Insomnia adalah gangguan kesulitan tidur atau bangun terlalu cepat yang dialami seseorang secara terus-menerus. Insomnia berhubungan dengan keletihan, perubahan makanan, dan pemakaian obat yang berlebihan. Ada tiga jenis insomnia:

  • Inisial insomnia: ketidakmampuan individu untuk mengawali tidur
  • Intermiten insomnia : selalu terbangun pada malam hari karena ketidakmampuan tetap tidur
  • Terminal insomnia : ketidakmampuan tidur kembali setelah bangun tidur pada malam hari

2. Hipersomnia

Hipersomnia bisa terjadi akibat adanya masalah depresi, kecemasan, gangguan susunan saraf pusat atau metabolisme. Kriteria hipersomnia adalah gangguan tidur berlebihan yaitu umumnya lebih dari sembilan jam.

3. Somnambulisme

Somnambulisme atau sleep walking merupakan reaksi individu yang berada dalam keadaan seperti mimpi berjalan-jalan dan melakukan kegiatan tertentu, tetapi ngga bisa mengingatnya kembali ketika sadar. Jika mendengar suara yang terlalu keras atau menyentuh benda yang dingin atau panas, penderita bisa terbangun lantas menjadi bingung, dan kembali tidur ke tempat semula. Somnambulisme terjadi pada malam hari atau secara tidak teratur dan bisa menyebabkan cedera.

4. Enuresis

Apakah Teman Sehat masih mengalami gangguan ini? Enuresis merupakan gangguan buang air kecil yang terjadi dengan tidak sengaja pada waktu tidur atau disebut juga mengompol. Ada dua jeni gangguan tidur ini, yaitu enuresis nokturnal yang terjadi pada waktu tidur dan enuresis diurnal yang terjadi pada saat bangun tidur.

5. Apnea tidur

Apnea tidur merupakan suatu gangguan tidur yang berat dan sulit untuk ditangani. Orang yang tidur mendengkur terjadi akibat pernapasan yang berhenti sementara karena terjadi sumbatan di saluran pernapasan atau otak berhenti mengirim sinyal-sinyal kepada diafragma (sekat rongga badan antara dada dan perut).

6. Narkolepsi

Kondisi tidur yang tidak bisa dikendalikan, seperti tidur dalam keadaan berdiri atau di tengah suatu pembicaraan. Hal tersebut merupakan suatu gangguan neurologis dan terjadi secara tiba-tiba. Penderita cenderung berkata-kata dan senyum selagi tidur.

7. Mengigau

Bila terjadi terlalu sering dan di luar kebiasaan, mengigau termasuk suatu gangguan tidur yang menyebabkan berkurangnya kualitas dan kebutuhan tidur yang bisa mengganggu fungsi organ dalam tubuh dan menyebabkan masalah psikologis.

8. Mimpi buruk dan teror tidur

Kedua gangguan ini memiliki gambaran klinis yang berbeda, yaitu:

  • Mimpi buruk (nightmares)

Terbangun dari tidur dengan mimpi yang menakutkan yang bisa diingat kembali secara jelas dan detail, sadar dan mampu mengenali lingkungannya setelah terbangun dari mimpi yang menakutkan. Akibat mimpi dan tidur yang terganggu bisa menyebabkan penderitaan yang cukup berat bagi individu.

  • Teror tidur (night terrors)

Gejala utamanya yaitu mulai dengan berteriak karena panik, kecemasan yang hebat, jantung berdebar-debar, dan berkeringat saat bangun dari tidur. Kondisi bisa berulang dan biasanya terjadi pada sepertiga awal tidur malam, ingatan pada kejadian sangat minimal dan terbatas serta tidak bereaksi terhadap berbagai upaya orang lain untuk memengaruhi keadaan teror tidurnya.

Nah, sekarang Teman Sehat pastinya udah paham mengenai macam-macam gangguan tidur. Jika pernah menemukan gangguan tidur lainnya yang belum tercantum di atas, kamu bisa tuliskan di kolom komentar. Semoga bermanfaat, ya!

Editor & proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.